PENTAS.TV - Hingga kini, masih banyak "pekerjaan rumah" yang belum tertuntaskan pemerintah. Di antaranya, berkenaan dengan kebutuhan perumahan.
Pasalnya, masih banyak masyarakat yang belum memiliki rumah tinggal layak huni. Karena itu, pemerintah mencanangkan sejumlah program perumahan. Di antaranya, Pembangunan Tiga Juta Rumah.
Sebagai mitra pemerintah, PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb, tentunya, berkomitmen kuat untuk pro-aktif mendukung terealisasinya program perumahan nasional itu secara lebih terakselerasi.
Satu caranya, bank bjb menyalurkan bantuan bernilai Rp700 miliar guna menopang Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2026 di Jabar.
Irwan Riswandi, Pemimpin Divisi Corpprate Secretary bank bjb, dalam keterangannya, mengemukakan, bantuan BSPS bernominal Rp700 miliar tersebut, penyalurannya bagi sekitar 35 ribu penerima.
Teknisnya, kata Irwan Riswandi, melalui pola kolaborasi bersama Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Satker PKP) Jabar Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3 KP) Jabar II, Direktorat Jenderal (Ditjen) Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Sebenarnya, beber Irwan Riswandi, suksesor Herfinia, yakni masuk dalam jajaran Dewan Direksi bank bjb, penyaluran BSPS pihaknya gulirkan sejak Maret 2026 melalui Satker PKP Jabar.
Hingga kini, ungkapnya, pihaknya memfasilitasi 11.447 pembukaan number of account atau rekening. Nilai total penyalurannya yang bergulir secara bertahap, lanjutnya, yaitu Rp172,15 miliar.
Pada tahap awal, jelasnya, penyaluran BSPS bernilai Rp39,62 miliar meliputi 1.981 rekening baru.
Kemudian, sambungnya, pada tahap II dan III, bernilai Rp118,10 miliar. Penyalurannya pada 5.905 rekening," sambung Irwan Riswandi.
Lalu, pada Tahap 4, sebanyak 275 rekening menjadi titik pendistribusian BSPS bernominal Rp5,50 miliar.
Sedangkan dana Rp65,73 miliar yang diterima 3.286 rekening, tambah Irwan Riswandi, merupakan penyaluran tahap selanjutnya. (*)
