PENTAS.TV - Bagi korporasi berbendera Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), performa apik dan solid bukan hanya secara bisnis dan pelayanan yang profesional , proporsional, transparan, prima, dan optimal, melainkan juga berefek positif bagi masyarakat.
Dasar itulah yang membuat korporasi perbankan BUMD terakbar di Nusantara, PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb, untuk senantiasa berkomitmen dan berupaya keras agar lebih bermanfaat kepada publik tatar Pasundan.
Terbukti, hingga kini, bank bjb memiliki banyak kiat dan mengimplementasikannya. Satu di antaranya, berkomitmen menopang perkembangan daya saing dunia pendidikan.
DI antaranya, membantu memperkuat kesejahteraan kalangan dosen dan pengajar perguruan-perguruan tinggi, baik swasta maupun negeri.
Bukti terbaru, bank bjb menjalin sinergi dengan Universitas Al-Masoem. Bentuknya berupa Perjanjian Kerja Sama Program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).
Resminya kolaborasi itu tertuang dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Rinda Merindawati, Pemimpin Unit DPLK bank bjb, dan Dadang Mohamad, Rektor Universitas Al-Masoem, di Kampus Universitas Al-Masoem, Kabupaten Sumedang, Jabar.
Dalam keterangannya, Irwan Riswandi, Pemimpin Divisi Corpprate Secretary bank bjb, mengatakan, perencanaan keuangan sejak dini, termasuk dana pensiun, merupakan aspek penting sebagai penopang kesejahteraan pada masa depan.
Jalinan sinergi itu, lanjut Irwan Riswandi, tidak hanya upaya strategis membuka akses keuangan dan menopang kesejahteraan pegawai Universitas Al-Masoem, tetapi juga, komitmen kuat untuk membentuk sebuah kolaborasi harmonis antara dunia akademik dan perbankan.
Dia mengklaim bahwa kolaborasi ini pun memberi nilai tambah, terutama seluruh elemen karyawan Universitas Al-Masoem
Sinergi dengan Universitas Al-Masoem lainnya, yang ditandatangani Gita Rostika, Pemimpin bank bjb Cabang Jatinangor,dan Tonton Taufik selaku Wakil Rektor Universitas Al-Masoem, sahut Irwan Riswandi, yakni penyediaan fasilitas pembiayaan bagi para pegawai perguruan tinggi tersebut
Secara tidak langsung, kerja sama ini pun termasuk strategi jajarannya memperkuat literasi dan inklusi keuangan.
Bagi Universitas Al-Masoem, jelas Irwan Riswandi, sinergi ini mempermudah akses keuangan semisal fasilitas pembiayaan, bagi seluruh pegawai, termasuk, yang berkenaan dengan dana pensiun.
Berdasarkan kesepakatan itu, ungkap Irwan Riswandi, pihaknya berperan sebagi penyedia pola pelayanan pengelolaan dana pensiun.
Lalu, kata dia, pihaknya pun sepakat untuk menyosialisasikan dan mengedukasikan produk-produk perbankan
"Kami berkomitmen untuk memperkuat dan memperluas sinergi dengan seluruh stakeholder sehingga lebih bermanfaat dan berefek positif bagi masyarakat," tutup Irwan Riswandi. (*)
