PENTAS.TV - Akhir pekan kemarin, sebuah fenomena alam terjadi dan menggemparkan publik negeri ini. Gunung strato-vulkanik di perairan Selat Sunda, Anak Krakatau, erupsi.
Tentunya, letusan gunung berketinggian sekitar 100-150 meter di atas permukaan laut (dpl) itu menimbulkan hujan abu.
Banyak dan beragam aktivitas terkendala, termasuk sektor transportasi.
Akan tetapi, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) mengklaim bahwa seluruh perjalanan kereta lancar dan tidak terkendala efek erupsi Anak Krakatau
Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, menyatakan, setelah menerima informasi tentang erupsi Anak Krakatau, pihaknya langsung mengecek seluruh fasilitas dan infrastruktur operasional.
"Alhamdulillah, di Wilayah 2 Bandung, seluruh perjalanan dan pelayanan kereta tetap normal meski Anak Krakatau Erupsi," tandas Kuswardoyo,
Walau demikian, tegas Kuswardoyo, sapaan akrabnya, demi keamanan, keselamatan, kelancaran, kenyamanan, dan kondusivitas seluruh aktivitas operasional, pihaknya tetap berkomunikasi serta berkoordinasi dengan brrbagai pihak, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon tersebut melanjutkan, pasca erupsi Anak Krakatau, seluruh fasilitas dan infrastruktur operasional di wilayah kerjanya tetap normal.
Akan tetapi, tambahnya, pihaknya tetap bersiaga penuh dan menyiapkan prosedur -prosedur keamanan serta keselamatan seandainya untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan.
Antara lain, ujar dia, menghentikan perjalanan untuk sementara waktu apabila memang terjadi kendala non-teknis yang bisa berdampak negatif pada keamanan, keselamatan, kelancaran, kenyamanan, dan kondusivitas perjalanan serta operasional. (*)
