PENTAS.TV - Kejutan demi kejutan kerap mewarnai panggung sepak bola, baik antarnegara maupun level klub.
Pada bursa transfer musim panas 2026 panggung Lega Calcio Serie A, meski berstatus The New Comer, Como, yang menapak dari Lega Calcio Serie C, kini, menjelma sebagai kekuatan baru
Klub yang dimiliki duet konglomerat Indonesia selaku owner PT Djarum Group, Hartono bersaudara, tanpa terduga, sukses menembus zona The Union of European Football Association (UEFA) Champions League (UCL), menyingkirkan klub raksasa dan legendaris Italia, AC "I Rossoneri" Milan pada akhir musim 2025-2026.
Kejutan Como berlanjut. Pada bursa transfer musim panas tahun ini, I Lariani super jor-joran. Mereka menghabiskan dana 100 juta euro atau Rp1,9 Triliun untuk merekrut empat amunisi baru.
Rekrutan termahal skuad besutan Francesc "Cesc" Fabregas bernilai 60 juta euro, yakni ketika memboyong punggawa peraih trofi UCL terbanyak, Real "Los Blancos" Madrid, asal Argentina, Nico Paz.
Lalu, I Biancoblu pun menggelontorkan dana transfer 20 juta euro untuk merekrut punggawa klub raksasa Bundesliga, Borussia "Die Scwarzgelben" Dortmund, Yan Couto.
Selanjutnya, Como mencairkan cek 14 juta euro untuk meminjam winger peraih gelar Brasileiro Serie A, Cruzeiro berusia 23 tahun, Kaiki Bruno, yang disertai klausul transfer permanen.
Belum cukup, I Voltiani mengucurkan dana 6 juta euro guna memboyong midfielder Getafe berusia 31 tahun, Luis Milla.
Como berpotensi kembali menghamburkan dananya bernilai 6 juta euro apabila perburuan centro campista belia yang merumput bersama klub Lega Calcio Serie C, U.S. Catanzaro 1929, yaitu Mattia Liberali.
Apabila perburuan dua nama terakhir sukses, skuad yang bermarkas di Stadio Giuseppe Sinigaglia itu menghabiskan dana transfer 106 juta euro atau sekitar Rp2,01 triliun!
Lebih gilanya lagi, berdasarkan informasi Gazzetta dello Sport, Cesc Fabregas masih menginginkan dua nama baru berposisi sebagai defender.
Seandainya para petinggi menyetujui keinginan sang allenatore, cuan yang dihabiskan Como pada bursa transfer musim panas tahun ini sangat fantastis, yaitu mencapai 150 juta euro atau sekitar Rp2,85 triliun. (*)
