PENTAS.TV - Selama beberapa waktu terakhir, perekonomian dunia, tidak terkecuali Indonesia, terdampak oleh terjadinya sejumlah dinamika, satu di antaranya konflik geopolitik.
Meski terpaan itu masih terasa, industri otomotif nasional memunculkan harapan. Yakni, bergeliatnya volume penjualan.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) membuka data bahwa realisasi penjualan mobil secara wholesales pada semester pertama 2026 menunjukkan pergerakan positif.
Berdasarkan data Gaikindo, volume penjualan mobil secara wholesales pada semester awal 2026 berjumlah 436.564 unit.
"Apabila perbandingannya dengan semester awal 2025, realisasi penjualan mobil secara wholesales pada enam bulan pertama 2026 lebih masif 15,8 persen,* tandas Putu Juli Ardika, Ketua Umum Gaikindo, kepada media.
Sinyal bergairahnya industri otomotif lainnya yakni tercermin pada realisasi ekspor ke sejumlah negara kawasan Asia, termasuk Timur Tengah, Amerika, dan Afrika.
Selama Januari-Juni 2026, ungkap Putu Juli Ardika membeberkan, Indonesia mengekspor sebanyak 251.705 unit yang meliputi beberapa brand dan varian.
Volume ekspor hingga triwulan II selama 2026 tersebut, lanjutnya, lebih banyak 7,7 persen daripada periode sama 2025.
Pada semester awal 2025, sebut Putu Juli Ardika volume ekspor berbagai brand dan varian mobil berjumlah 233.648 unit. (*)
