PENTAS.TV - BANDUNG, Fakta bahwa korporasi-korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak hanya berorientasi pada perkembangan bisnis dan menorehkan kinerja apik serta solid.
Akan tetapi, korporasi-korporasi pelat merah pun senantiasa mengusung misi sosial. Di antaranya, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero).
Buktinya, di Jabar, hingga kini, PT PLN (Persero) rutin menggelar agenda-agenda sosial yang terangkum dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) atau kini beristilah Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Muhammad Joharifin, General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jabar, mengklaim, manfaat dan dampak positif berbagai program TJSL yang pihaknya gulirkan selama ini dirasakan sebanyak 17.554 orang masyarakat di berbagai wilayah.
Di antaranya, sebut dia, wilayah Bandung Raya, Depok, Cianjur-Sukabumi, Cirebon-Indramayu-Majalengka-Kuningan (Ciayumajakuning), danJabar Selatan, seperti Pangandaran.
"Sektornya beragam. Antara lain, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat," tandas Muhammad Joharifin.
Desain setiap program, sambungnya, berpatokan pada kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Pada sektor pendidikan misalnya, kata dia, bentuknya beragam. Umpamanya, perbaikan, penambahan, atau pembangunan fasilitas pendidikan.
Kemudian penyaluran bantuan perangkat multimedia , seperti pada Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Al Bina Purwakarta, dan perangkat laboratorium komputer di Kabupaten Kuningan.
"Lalu, memperkuat kapasitas dan kualitaskelompok masyarakat melalui agenda pemberdayaan, dan lainnya agar lebih mandiri serta berdaya saing," sambung Muhammad Joharifin.
Contoh program TJSL yang berkaitan dengan lingkungan, sambungnya, yakni The New Factory: Scale Up Inovasi Daur Ulang Limbah Tekstil bagi Koperasi Pekerja Garmen The New Factory Bandung.
Agenda ini, jelasnya, secara optimal, memanfaatkan pemanfaatan limbah tekstil menjadi produk bernilai tambah, sekaligus membuka peluang ekonomi.
Muhammad Joharifin membeberkan, selama semester pertama 2026, ada enam misi CSR yang pihaknya usung.
Yakni, ungkapnya, Tanpa Kemiskinan, Tanpa Kelaparan, Pendidikan Bermutu, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, serta Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. (*)
