PENTAS.TV - Persaingan antar-klub tidak hanya soal memperebutkan gelar juara, tetapi juga pemain. Kondisi itu kerap terjadi pada setiap bursa transfer, baik musim panas maupun dingin.
Pada bursa transfer musim panas 2026, klub milik konglomerat Indonesia, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, selaku co owner PT Djarum Group, yang merumput pada pentas Lega Calcio Serie A, "I Lariani" Como, saling sikut dengan raksasa Italia, Inter Milan.
Corriere dello Sport mengabarkan,, Como dan I Nerazzurri punya keinginan sama, memboyong Center Back Chelsea, Trevoh Chalobah.
Bahkan, saking ngebetnya, pergerakan I Lariani lebih gesit daripada AC Milan. Belum lama ini, Como mengajukan proposal transfer kepada The West London Blues bernilai 30 juta euro.
Namun, klub elit The English Premier League (EPL) tersebut menampiknya. Peraih dua trofi The Union of European Football Association (UEFA) Champions League (UCL) menginginkan adanya klausul adds-on 5 juta euro sehingga bandrol d fender berusia 27 tahun itu bernilai 35 juta euro.
Situasi itu membuat Inter Milan lebih favorit untuk memboyong Trevoh Chalobah. Selain punya tabungan yang lebih masif dan belum terbelanjakan, brankas La Beneamata.
Itu karena skuad polesan Christian Chivu tersebut berpeluang memperoleh fulus tambahan bernilai 20-25 juta euro hasil melego Denzel Dumfries, yang rencananya, diboyong peraih titel Primera La Liga terbanyak, Real "Los Blancos" Madrid.
Peluang Inter Milan lainnya, sang pemain bersedia menjadi warga Stadio Giuseppe Meazza San Siro daripada berkostum I Biancoblu. (*)
