LIVEPENTAS TV NEWS
📍 Jawa Barat
Loading menu...
LIVEFX MARKET • IDR BASED
Loading FX...
đź”´ BREAKING NEWS
Jawa Barat

Bandung Zoo Ditutup, Satwa Terisolasi: Di Balik Pagar yang Terkunci, Lumut Kini Menguasai Kebun Binatang

📖 2 menit baca✍ Mpud BS🕒 Senin, 8 Juni 2026 pukul 10.03
Bandung Zoo Ditutup, Satwa Terisolasi: Di Balik Pagar yang Terkunci, Lumut Kini Menguasai Kebun Binatang

Screenshot_20260608-095736_Chrome | Source: WordPress Import

BANDUNG, PENTAS.TV - Status legalitas pengelola Bandung Zoo hingga kini masih menjadi tanda tanya. Di tengah sengkarut hukum yang belum menemukan titik terang, nasib 694 satwa di dalamnya ikut tersandera. Sejak Pemerintah Kota Bandung menutup akses kunjungan masyarakat, seluruh aktivitas interaksi antara warga dan satwa berhenti total. Akibatnya, publik kini hanya bisa berspekulasi mengenai kondisi sebenarnya di balik pagar kebun binatang tersebut. Perhatian masyarakat memang masih tertuju pada kesehatan satwa dan ketersediaan pakan. Namun kondisi kawasan di dalam Bandung Zoo justru nyaris luput dari sorotan. Kebun binatang yang dulu ramai pengunjung kini seolah ikut “dikarantina” dari perhatian publik. “Publik hanya bisa menebak-nebak kondisi di dalam kebun binatang karena akses kunjungan ditutup dan aktivitas berhenti total," Dari Tempat Rekreasi Favorit Menjadi Kawasan yang Sepi dan Terabaikan Bandung Zoo pernah menjadi ruang rekreasi yang asri dan teduh. Anak-anak berlarian melihat satwa, keluarga bersantai di bawah pepohonan rindang, sementara pengunjung lainnya mengabadikan momen di berbagai sudut kawasan. Kini suasananya berubah drastis Pepohonan di gerbang utama mulai meranggas. Pohon-pohon palem yang dulu berdiri kokoh kini tampak mengering, menyisakan batang yang menjulang tanpa kehidupan. Sementara lorong-lorong yang dahulu ramai dilalui pengunjung kini ditutupi lumut hijau akibat tingginya kelembaban dan minim aktivitas. Jika kondisi ini terus dibiarkan, jalanan licin berlumut bisa menjadi persoalan baru ketika Bandung Zoo kembali dibuka untuk umum. Jalan Licin Berlumut Sudah Makan Korban Kondisi tersebut bahkan telah menyebabkan kecelakaan ringan. Seniman Sunda, Abah Nano mengaku terjatuh saat melintasi jalur di dalam kawasan Bandung Zoo menggunakan sepeda motor. Jalan yang dipenuhi lumut membuat kendaraannya tergelincir hingga menyebabkan kaki kirinya keseleo. “Muhun kang, tadi pas ngokol motor jalanna leueur da seueur lumut langsung labuh. Motor ninggang kana sampéan palih kiwa,” ujar Abah Nano di Bandung Zoo. Pengakuan serupa datang dari pegawai kebun binatang. Mereka menyebut jalur yang biasanya diinjak ribuan pengunjung setiap hari kini menjadi lembab dan licin karena tidak lagi digunakan. “Biasanya setiap jalan sering dilalui dan diinjak pengunjung yang berinteraksi dengan satwa. Sekarang tidak ada aktivitas, itulah kondisi sebenarnya,” ujar seorang pegawai yang meminta identitasnya dirahasiakan. Pengelola Akui Lumut Tumbuh Tak Terkendali Pengelola transisi Bandung Zoo, Rohman Suryaman, bersama Humas Sulhan Safe’i, membenarkan kondisi tersebut. Menurut mereka, tingginya kelembaban dan tidak adanya aktivitas pengunjung membuat lumut tumbuh semakin masif di sejumlah jalur. “Ya memang begitulah adanya, tidak mengada-ada,” kata Sulhan Safe’i. Kondisi Bandung Zoo hari ini menjadi gambaran nyata dampak panjang dari kisruh yang tak kunjung selesai. Bukan hanya legalitas pengelola yang masih menggantung, tetapi juga wajah kawasan konservasi yang perlahan kehilangan denyut kehidupannya di hadapan publik.***

Disclaimer

Seluruh informasi yang dipublikasikan di pentas.tv disediakan hanya untuk tujuan informasi umum. Redaksi berupaya menyajikan informasi yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan, namun tidak memberikan jaminan apa pun, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, atau kesesuaian informasi tersebut.

Segala tindakan yang Anda lakukan berdasarkan informasi di situs ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda sendiri. pentas.tv tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau kerusakan yang timbul akibat penggunaan informasi dari situs ini.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab/koreksi, silakan menghubungi redaksi melalui halaman resmi pentas.tv.