PENTAS.TV - Keunikan sering terjadi dan dialami kalangan mana pun, termasuk industri otomotif. Nah, kondisi itu terjadi pada produsen otomotif ternama asal Jepang, Toyota Motor Corporation.
Carscoops mengabarkan, Toyota Motor Corporation tidak melanjutkan proses produksi sport car andalannya yang ikonik, Toyota Supra.
Uniknya, Toyota Supra laris manis. Bahkan, lebih laku daripada kerabatnya, yaang hingga kini, proses produksinya masih berlangsung, Toyota GR 86.
Laris manisnya Toyota Supra itu tercermin pada realisasi penjualannya pada periode Januari-Juni 2026. Selama itu, di Amerika Serikat (AS), Toyota Motor Corporation mendistribusikan 2.116 unit Toyota Supra.
Secara tahunan, pendistribusian Toyota Supra tersebut bertambah sangat pesat, yakni 71,9 persen. Pada periode sama tahun lalu, volume penjualannya 1.231 unit.
Khusus Juni 2026, Toyota Motor Corporation membukukan volume penjualan Toyota Supra, yang produksinya berlangsung pada manufaktur di Graz Austria, sebanyak 449 unit, lebih banyak 44,8 persen daripada Juni 2025.
Lain halnya dengan Toyota GR 86. Memang, harga jual Toyota GR 86 lebih murah daripada Toyota Supra.
Secara volume, penjualan Toyota GR 86 masih lebih masif daripada Toyota Supra. Selama enam bulan perdana 1026, volume penjualan Toyota GR 86 berjumlah 4.007 unit.
Namun, secara perkembangannya, justru terkoreksi 26,2 persen secara tahunan. Pas periode Juni 2026 pun, volume penjualan Toyota GR 86 terkontraksi 6,8 persen, yakni menjadi 754 unit.
Secara overall, pada selama tahun ini, volume penjualan Toyota Motor Corporation menggeliat 11,2 persen lebih banyak daripada periode sama 2025.
Sayangnya, tidak ada penjelasan tentang penyebab Toyota Motor Corporation menghentikan produksi Toyota Supra. (*)
