BANDUNG, PENTAS.TV – Persib Bandung mengawali perjuangannya di Grup A Piala Presiden 2026 dengan hasil sempurna. Maung Bandung menaklukkan Arema FC 1-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026) malam.
Gol tunggal kemenangan dicetak Uilliam Barros pada menit ke-24. Memanfaatkan umpan silang matang Berguinho, Barros melepaskan penyelesaian klinis dari sudut sempit yang gagal diantisipasi kiper Arema, Adi Satryo.
Namun, kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin. Laga tersebut menjadi panggung debut sejumlah wajah baru Persib yang langsung mencuri perhatian.
Sejak menit pertama, Igor Tolic memberi kepercayaan kepada Balsa Sekulic, Gabriel Mutombo, Luka Menalo, dan Ikhwan Tanamal. Sementara gelandang Jepang Gakuto Notsuda masuk pada babak kedua.
Kehadiran mereka memberi warna baru pada permainan Persib yang tampil lebih agresif, disiplin, dan terorganisasi.
Usai pertandingan, Igor Tolic mengaku puas. Pelatih asal Kroasia itu menilai anak asuhnya mampu menampilkan permainan yang jauh lebih matang dibanding usia kebersamaan mereka yang bahkan belum genap satu bulan.
"Menurut saya ini pertandingan yang sangat bagus, terutama untuk laga pertama," kata Igor seperti dikutip dari jppn.com.
Yang paling membuat Igor terkesan bukan hanya kemenangan, melainkan chemistry antarpemain yang berkembang lebih cepat dari perkiraannya.
Menurutnya, para pemain terlihat menikmati permainan dan mulai memahami karakter satu sama lain meski baru berlatih bersama dalam waktu singkat.
"Saya melihat sesuatu yang sebelumnya jarang saya lihat. Para pemain menikmati bermain bersama. Sebagian dari mereka baru berkumpul sekitar dua minggu, tetapi mereka terus berusaha saling mengenal dan memahami permainan masing-masing," ujarnya.
Igor menyoroti gol yang dicetak Barros sebagai gambaran filosofi permainan yang sedang ia bangun di Persib. Kombinasi antarlini berjalan rapi, pressing dilakukan kolektif, sementara lini belakang tampil disiplin menjaga keunggulan.
"Gol itu adalah contoh bagaimana kami ingin bermain. Pertahanan tampil solid, pemain sayap bekerja keras, lini tengah melakukan pressing dengan baik, lini depan kompak, dan lini belakang mampu mengamankan situasi," ungkapnya.
Meski kemenangan ini belum bisa dijadikan tolok ukur kekuatan sesungguhnya Persib, penampilan perdana skuad racikan Igor Tolic menjadi sinyal positif. Di tengah proses adaptasi pemain-pemain baru, Persib sudah memperlihatkan organisasi permainan yang menjanjikan.
Bagi Bobotoh, kemenangan atas Arema bukan hanya menghadirkan rasa lega, tetapi juga memunculkan optimisme bahwa Persib mulai menemukan fondasi kuat untuk menghadapi musim 2026/2027.
Jika kekompakan ini terus berkembang, Maung Bandung berpeluang menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan, baik di Piala Presiden maupun kompetisi resmi yang akan datang.**
