PENTAS.TV - Dalam beberapa tahun terakhir, banyak produsen otomotif fokus pada pengembangan elektrifikasi, baik berkonsep Full Electric Vehicle (EV), Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), maupun Battery Electric Vehicle (BEV).
Meski demikian, ada juga beberapa produsen kelas kakap dunia itu, tidak mengabaikan mesin berkonsep konvensional, yakni berbasis Internal Combusted Engine (ICE) alias berpembakaran internal dan menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM), baik gasoline (bensin) maupun gasoil (disel). Satu contohnya, Toyota Motor Corporation.
Carscoops mengabarkan, Toyota Motor Corporation mempersiapkan kehadiran sportcar dan supercar bertenaga brutal, Toyota MR2 dan Toyota Gazoo Racing (GR) GT
Kabarnya, Toyota MR2 merupakan pengembangan sportcar legendaris dan ikonik milik produsen otomotif berlogo Thre Triple Elips itu, yakni Toyota Celica.
Konon, Toyota MR2, yang terciduk uji coba di Jepang, mengandalkan model mid-engine GR, yang tersemat pada Toyota Yaris GR M Concept.
Terungkap, Toyota MR2 dibekali engine 2.0 Liter empat silinder in-line Turbocharged. Performa mid-engine ini luar biasa.
Pada model paling "sederhana", alias standar, engine tersebut mampu menghasilkan daya 300 horse power.
Pada high version, kemampuan Toyota MR2 lebih dahsyat lagi, yakni 400 horse power. Bahkan , pada racing version, daya ledak Toyota MR2 semakin sangar, yakni 600 horse power.
Selain MR2, Toyota Motor Corporation pun, gosipnya, mempersiapkan kemunculan model supercar, yang merupakan pengembangan Divisi Gazoo Racing, Toyota GR GT.
Informasinya, Toyota GR GT merupakan pesaing serius supercar asal Jerman, Porsche 911 GT3 RS.
Berbekal engine V-8 Turbocharged berkapasitas 4.0 Liter, Toyota GR GT Standard Version memiliki tenaga maksimum hampir mencapai 650! horse power.
Meski demikian, tidak tertutup kemungkinan, hasil uji coba di Nurburgring Circuit Jerman, para engineer mengembangkannya menjadi lebih brutal. Perkiraannya melebihi 700 horse power. (*)
