LIVEPENTAS TV NEWS
📍 Jawa Barat
Loading menu...
LIVEFX MARKET • IDR BASED
Loading FX...
🔴 BREAKING NEWS

Situ Cibeureum Memanas, Karaoke Bising dan Tarik-Menarik LSM Bikin Warga Tak Lagi Tenang

📖 2 menit bacaMpud BS🕒 Sabtu, 25 Juli 2026 pukul 14.19
Situ Cibeureum Memanas, Karaoke Bising dan Tarik-Menarik LSM Bikin Warga Tak Lagi Tenang

Dua pengunjung tengah menikmati suasana Situ Cibeureum dengan mancing mania, namun di balik ketenangan itu diganggu bisingnya musik karoke dari warung yang ada di sekitarnya

PENTAS.TV – Ketenangan warga Kampung Babakan RT 04/RW 03, Kelurahan Tamanjaya, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, terusik. Kawasan Situ Cibeureum yang semestinya menjadi ruang publik justru dikeluhkan berubah menjadi deretan kios karaoke dengan suara musik yang saling bersahutan hingga mengganggu kenyamanan warga.

Persoalan yang dikeluhkan warga ternyata bukan hanya soal kebisingan. Situasi disebut semakin rumit karena masing-masing pemilik kios diduga membawa atau berlindung di bawah organisasi masyarakat (LSM) yang berbeda. Kondisi itu memicu gesekan antarpengelola kios dan membuat konflik kecil kerap membesar.

Ketua RT 04, Ade Jalal, mengaku dirinya hampir setiap waktu harus turun tangan menghadapi persoalan tersebut. Ia bahkan beberapa kali terlibat adu argumentasi dengan pemilik maupun pengunjung kios saat mengingatkan agar volume musik dikecilkan, terutama ketika azan berkumandang.

"Sering saya mengingatkan agar musik dikecilkan atau karaoke dihentikan sementara saat azan. Tapi tidak jarang justru berujung adu argumen," ujar Ade.

Menurutnya, keberadaan LSM yang berbeda di setiap kios justru memperkeruh keadaan. Perselisihan sering dipicu persoalan sepele, mulai dari rebutan suara pengeras hingga saling memancing emosi.

"Masalah kecil saja bisa melebar. Perselisihan seperti ini sudah berulang kali terjadi dan kami di tingkat RT yang selalu harus menyelesaikannya," katanya.

Ade menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI setempat. Namun, penyelesaian persoalan itu dikembalikan kepada masyarakat dan pemerintah di lingkungan setempat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Polsek dan Koramil. Jawabannya, penyelesaian tetap harus dilakukan bersama masyarakat," ungkapnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan warga lebih banyak memilih mengeluh daripada menyampaikan protes secara terbuka. Mereka mengaku khawatir situasi justru semakin memanas.

"Situ ayeuna mah jadi tempat pasea, tarik-tarikan karaoke. Nu bogana lain urang dieu kabeh, malah masing-masing mawa LSM," ujar  warga yang meminta identitasnya disamarkan A dan A.

Keluhan warga ini menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan pemerintah terhadap aktivitas kios-kios di kawasan Situ Cibeureum. Apakah keberadaan usaha tersebut telah sesuai dengan aturan, termasuk penggunaan pengeras suara dan ketertiban umum?

Saat dikonfirmasi, Camat Tamansari, Gatot Setyobudi, tidak berada di kantornya. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kecamatan Tamansari maupun Kelurahan Tamanjaya terkait keluhan warga dan langkah yang akan diambil untuk mengatasi persoalan tersebut.***

Disclaimer

Seluruh informasi yang dipublikasikan di pentas.tv disediakan hanya untuk tujuan informasi umum. Redaksi berupaya menyajikan informasi yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan, namun tidak memberikan jaminan apa pun, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, atau kesesuaian informasi tersebut.

Segala tindakan yang Anda lakukan berdasarkan informasi di situs ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda sendiri. pentas.tv tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau kerusakan yang timbul akibat penggunaan informasi dari situs ini.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab/koreksi, silakan menghubungi redaksi melalui halaman resmi pentas.tv.