LIVEPENTAS TV NEWS
📍 Jawa Barat
Loading menu...
LIVEFX MARKET • IDR BASED
Loading FX...
🔴 BREAKING NEWS

Stok Beras Berlimpah, Pasokan Moncer, Bapanas Kasih Infonya

📖 2 menit bacaErwin🕒 Kamis, 25 Juni 2026 pukul 13.11
Stok Beras Berlimpah, Pasokan Moncer, Bapanas Kasih Infonya

Stok beras nasional berlimpah, volumenya 5,16 juta ton. | Credit: (Instagram) | Source: WordPress Import

PENTAS.TV - BANDUNG, Upaya pemerintah bersama seluruh lembaga dan institusinya untuk  mengakselerasi terciptanya stabilitas dan ketahanan pangan demi terwujudnya swasembada, terus bergulir secara masif.

Di antaranya, terus menambah stok pangan, khususnya beras. Selain itu, juga mempercepat  penyaluran beras.

Gencar dan masifnya penyaluran beras bulan tanpa adanya faktor pendukung. Itu karena stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).yang berlimpah.

Dalam keterangannya, Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), mengklaim, berkat upaya penyerapan dan pengadaan beras atau gabah kering setara beras yang intensif oleh Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), hingga 23 Juni 2026, volume stok CBP pada posisi 5,17 juta ton.

"Ketersediaan CBP yang berlimpah itu ditopang oleh penyerapan dan pengadaan beras atau gabah kering setara beras, yang sejak awal 2026, bervolume 3,23 juta ton," tandas Andi Amran Sulaiman.

Penopang berikutnya, sahutnya, yaitu stok CBP akhir 2025, yang volumenya 3,24 juta ton, yang sumbernya penyerapan dan pengadaan beras atau gabah kering setara periode 2025 bervolume 3,43 juta ton.

Keberlimpahan stok CBP itu, lanjut dia, membuat pihaknya pihaknya cukup leluasa untuk mengakselerasi pendistribusian dan penyaluran beras demi stabilitas pasokan dan harga beras.

Realisasi penyaluran beras hingga 29 Juni 2026, ungkap Andi Amran Sulaiman, yakni sebanyak 1,02 juta ton.

Rinciannya, beber dia, sebanyak 601,7 ribu ton merupakan pendistribusian program Bantuan Sosial (Bansos) Pangan Beras.

Lalu, sebanyak 367,8 ribu ton, lanjutnya, terangkum dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Selanjutnya, ujar dia, penyaluran sebanyak 38 ribu ton merupakan program anggaran ASN (Aparatur Sipil Negara).

Sisanya, yakni sebanyak 11,300 ton, kata dia, penyalurannya berskema bantuan tanggap darurat.

Tidak hanya berlimpah, Andi Amran Sulaiman menegaskan, hingga 22 Juni 2026, harga jual beras pada level konsumen dalam kondisi terkendali.

"Secara rata-rata, harga beras kualitas medium, sesuai, bahkan tidak melebihi HET (Harga Eceran Tertinggi)," tutup Andi Amran Sulaiman. (win/*)

Disclaimer

Seluruh informasi yang dipublikasikan di pentas.tv disediakan hanya untuk tujuan informasi umum. Redaksi berupaya menyajikan informasi yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan, namun tidak memberikan jaminan apa pun, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, atau kesesuaian informasi tersebut.

Segala tindakan yang Anda lakukan berdasarkan informasi di situs ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda sendiri. pentas.tv tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau kerusakan yang timbul akibat penggunaan informasi dari situs ini.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab/koreksi, silakan menghubungi redaksi melalui halaman resmi pentas.tv.