LIVEPENTAS TV NEWS
📍 Jawa Barat
Loading menu...
LIVEFX MARKET • IDR BASED
Loading FX...
🔴 BREAKING NEWS

Realisasi Pengadaan Beras: 3,24 juta Juta Ton, Big Boss Bulog Kasih Keterangan

📖 2 menit bacaErwin🕒 Senin, 29 Juni 2026 pukul 11.29
Realisasi Pengadaan Beras: 3,24 juta Juta Ton, Big Boss Bulog Kasih Keterangan

Beberapa petani memanen padi. | Credit: (Freepik) | Source: WordPress Import

PENTAS.TV - BANDUNG, Mewujudkan negara yang swasembada pangan bukanlah pekerjaan mudah. Pasalnya, agar hal itu terwujud, perlu terciptanya stabilitas pangan, baik stok maupun harga, khususnya komoditas beras.

Karena itu, sebagai korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) secara non-stop, menggencarkan penyerapan dan pengadaan beras atau gabah kering setara beras petani.

Kepada media Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog, menyatakan, pihaknya selalu berkomitmen untuk menunaikan penugasan pemerintah secara profesional, transparan, dan akuntabel.

"Di antaranya , yakni tetap gencar melakukan penyerapan dan pengadaan beras atau gabah kering setara beras," tandas Ahmad Rizal Ramdhani.

Gencarnya penyerapan dan pengadaan beras atau gabah kering setara beras petani tersebut, jelasnya, termasuk strategi untuk memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Kokohnya CBP, sambung dia, bisa berefek positif. Yakni, jelasnya, apabila stok dan pasokan berlimpah, hal itu bisa membuat harga stabil.

Lalu, seperti apa realisasinya?

Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan, tahun ini, pihaknya mengemban tugas pemerintah untuk menyerap beras atau gabah kering setara beras petani bervolume 4 juta ton.

Realisasinya, beber dia, hingga 29 Juni 2026, volume penyerapan dan pengadaan beras atau gabah kering setara beras yakni 3,24 juta ton.

"Artinya, persentase realisasi penyerapan hingga 29 Juni 2026 tersebut  yakni mencapai 81 persen total penugasan pemerintah hingga akhir tahun ini," papar Ahmad Rizal Ramdhani.

Pihaknya, tegas dia, punya sebuah prinsip kuat. Demi memperkokoh stabilitas pangan, baik stok maupun harga sehingga swasembada tercipta, termasuk menyejahterakan petani, pihaknya wajib menciptakan keseimbangan.

"Jadi, peran kami bukan hanya soal stabilitas pangan, melainkan juga bagaimana kesejahteraan kalangan petani lebih terperhatikan, termasuk para pelaku usaha pangan, khususnya perberasan," urai purnawirawan perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI)!Angkatan Darat (AD) ini. (*)

Disclaimer

Seluruh informasi yang dipublikasikan di pentas.tv disediakan hanya untuk tujuan informasi umum. Redaksi berupaya menyajikan informasi yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan, namun tidak memberikan jaminan apa pun, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, atau kesesuaian informasi tersebut.

Segala tindakan yang Anda lakukan berdasarkan informasi di situs ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda sendiri. pentas.tv tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau kerusakan yang timbul akibat penggunaan informasi dari situs ini.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab/koreksi, silakan menghubungi redaksi melalui halaman resmi pentas.tv.