PENTAS.TV - Kejutan kerap mewarnai setiap ajang sepak bola, tidak terkecuali perhelatan empat tahunan terakbar sejagat, Federation Internationale de Football Association (FIFA) World Cup.
Pada FIFA World Cup 2026, kejutan kembali terjadi. Kali ini, melibatkan jawara 1954, 1974, 1990 dan 2014, Jerman.
Bagaimana tidak mengejutkan, Jerman, yang termasuk favorit menjuarai FIFA World Cup 2026 sekaligus yang kelima kalinya, justru kandas.
Secara mengejutkan, petualangan Der Panzer pada FIFA World Cup 2026 dihentikan Paraguay 3-4 dalam drama adu penalti di Boston Foxborough Stadium pada Babak 32 Besar.
Dalam duel sengit itu, La Albirroja sempat mengungguli Die Mannschaft 1-0 pada menit 42 berkat aksi Julio Encisco, yang menaklukkan kiper Jerman, Manuel Neuer.
Namun, Jerman menyeimbangkan skor menjadi 1-1 setelah attacking player andalannya yang membela peraih titel The English Premier League (EPL) 2025-2026, "The Gunners" Arsenal, Kai Havertz, pada menit 54.
Skor imbang tidak berubah hingga laga 90 menit normal dan extra time 2 x 15 menit berakhir. Karenanya, dua pasukan wajib melakoni penalty shoot alias adu penalti.
Dalam drama ini, Paraguay lebih perkasa. Empat algojo Los Guaraníes, yakni Penalti: Mauricio, Gustavo Gomez, Matias Galarza, dan Jose Canale, berhasil menunaikan tugasnya secara sempurna. Dua eksekutor lainnya, Antonio Sanabria dan abian Balbuena gagal.
Sedangkan Jerman, tiga di antara enam algojonya, gagal mengeksekusi penalti. Mereka yakni Kai Havertz, Nick Woltermade, dan Jonathan Tah.
Tiga eksekutor Die Nationalelf, Joshua Kimmich, Jamal Muslala, dan Nadiem Amiri sukses membuat kiper Paraguay Orlando Gill, tidak berkutik.
Kejutan lainnya Houston Stadium. Kampiun FIFA World Cup 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002, Brasil, nyaris angkat koper saat terlibat pertarungan seru dengan Jepang.
Pasalnya, salam duel itu, tanpa terduga, Selecao sempat tertinggal 0-1. Pilar The Blue Samurai yang saat ini membela klub top Eredivisie, PSV Eindhoven, Kaishu Sano, menit 29.
Defisit satu gol membuat permainan dan tarian The Samba Team semakin menggila. Hasilnya,eks midfielder Real "Los Blancos" Madrid dan Manchester "The Red Devils" United, Carlos Henrique Casimiro alias Casemiro, menyeimbangkan skor menjadi 1-1 pada menit 56.
Akhirnya, publik dan para fans Brasil bersorak kegirangan ketika Gabriel Martinelli, meloloskan A Canarinho pada Babak 16 Besar berkat golnya pada menit 6 masa injury time babak kedua.
Sebaliknya, bagi The Shogun's Army, gol winger Arsenal itu memupus asa skuad Negeri Matahari Terbit tersebut untuk berlaga pada Babak 16 Besar.
Hasil Fase Knock Out 32 Besar
Afrika Selatan vs Kanada 0-1
Jerman vs Paraguay 1-1 (3-4 adu penalti)
Brasil vs Jepang 2-1
Jadwal Fase Knock Out 32 Besar
Belanda vs Maroko, Pantai Gading vs Norwegia; Prancis vs Swedia; Meksiko vs Ekuador; Inggris vs Republik Congo; Belgia vs Senegal; Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina; Spanyol vs Austria; Portugal vs Kroasia; Swiss vs Aljazair; Australia vs Mesir; Argentina vs Tanjung Verde; Kolombia vs Ghana. (*)
