BANDUNG, PENTAS.TV – Piala Presiden 2026 bukan sekadar turnamen pemanasan bagi Persib Bandung. Pelatih Igor Tolic menjadikan ajang ini sebagai panggung pembuktian sekaligus proses membentuk wajah baru Maung Bandung sebelum terjun ke persaingan Super League 2026/2027 dan kompetisi level Asia.
Bagi Tolic, tiga laga fase grup akan menjadi ujian pertama untuk melihat seberapa cepat para pemain baru menyatu dengan tim. Bukan hanya soal strategi dan taktik, tetapi juga membangun komunikasi, chemistry, serta mental bertanding di bawah tekanan ribuan Bobotoh.
"Di Piala Presiden, saya ingin tim berkembang dalam hal komunikasi," kata Tolic, Sabtu (18/7/2026), seperti dikutip dari Persib.co.id.
Pelatih yang ikut membawa Persib meraih dua gelar juara saat masih menjadi asisten pelatih itu menegaskan, pemain-pemain anyar harus segera memahami besarnya nama Persib.
Mereka dituntut merasakan atmosfer pertandingan, tekanan suporter, hingga kultur klub yang menjadi salah satu kekuatan Maung Bandung.
"Dari tiga pertandingan ini, terutama untuk semua pemain baru, saya ingin mereka merasakan suasana klub, lapangan, atmosfer penonton, dan melihat betapa besarnya Persib," tegasnya.
Persib akan memulai perjuangannya di Piala Presiden 2026 yang bergulir mulai 25 Juli di Stadion Si Jalak Harupat. Maung Bandung tergabung di grup yang dihuni Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers, grup yang diprediksi berlangsung sengit sejak laga pertama.
Namun, target Persib tidak berhenti di turnamen pramusim. Tolic menjadikan setiap pertandingan sebagai bekal menghadapi tantangan yang jauh lebih besar, yakni AFC Champions League Two dan ASEAN Club Championship Shopee Cup.
Ia berharap grafik permainan tim terus meningkat hingga Persib benar-benar siap menghadapi babak kualifikasi ACL dan mengawali musim Super League yang dimulai pada September mendatang.
"Tim akan terus beradaptasi hingga laga kualifikasi ACL. Target kami adalah benar-benar siap saat liga musim baru dimulai," tandas Tolic.
