PENTAS.TV - Ketika pemerintah mengaktifkan Bandar Udara (Bandara) Internasional Jaba Barat (BIJB) Kertajati beberapa tahun silam, eksistensi bandara legendaris kebanggaan publik Kota Bandung, Husein Sastranegara terkikis.
Bahkan, perlahan-lahan, Husein Sastranegara mati suri. Itu karena seluruh aktivitas penerbangan beralih ke BIJB.
Namun, plot twist terjadi. Seiring perkembangannya, BIJB justru sepi. Sebaliknya, Husen Sastranegara Bangkit lagi.
Bukti kebangkitan Husein Sastranegara terlihat setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memutuskan untuk kembali mengaktifkannya.
Setelah melalui berbagai persiapan, kini, Husein Sastranegara siap kembali beraksi melayani dan mengakomodir mobilitas masyarakat melalui jalur penerbangan.
Dalam keterangannya, Arie Ahsanurrohim, Corporate Secretary Group Head InJourney Airports alias PT Angkasa Pura Indonesia (API) (Persero), menginformasikan, seiring dengan aktivasi Husein Sastranegara, ada enam maskapai yang siap beroperasi.
Yakni, sebutnya, anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero), PT Citilink Indonesia. Rencana rutenya, kata dia, Bandung-Surabaya, Bandung- Denpasar, dan Bandung -Kualanamu.
Kemudian, sambungnya, maskapai yang merupakan anak usaha PT Lion Mentari Airlines alias Lion Air Group, yakni Super Air Jet, yang menerbangi rute Denpasar-Bandung pp, Pekanbaru-Bamdung, Batam-Bandung, Padang-Bandung, Balikpapan-Bandung, Pontianak-Bandung, dan Makassar-Bandung.
Selanjutnya, kata Arie Ahsanurrohim, ada PT Garuda Indonesia (Persero), yang hanya mengaktifkan rute Bamdung-Denpasar.
"Anak usaha Lion Air Group lainnya, Wings Air, juga siap melayani rute Bamdung-Lampung dan Bandung-Palembang," paparnya.
Berikutnya, tambah dia, ada PT TransNusa Aviation Mandiri alias TransNusa Air. Rencananya, maskapai itu melayani penerbangan Bandung-Lampung plus dua rute menuju Malaysia, yakni Bandung-Johor dan Bandung-Kuala Lumpur.
Satu lainnya yakni rute Bandung-Singapura, yang rencananya, dilayani maskapai asal Singapura, Scoot Tiger Pte Ltd alias Scoot Air. (*)
