PENTAS.TV - BANDUNG, Seperti biasa, momen long weekend kerap dimanfaatkan banyak kalangan untuk bepergian dan berlibur. Begitu pula dengan Long Weekend Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Pada momen yang berlangsung 12-16 Juni 2026 itu, demi terakomodirnya kebutuhan transportasi, di Wilayah 2 Bandung, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) mengalokasikan tiket yang masif.
"Pada Long Weekend Tahun Baru Islam 2026, kami mengaktifkan 26 perjalanan kereta jarak jauh reguler," tandas Kuswardoyo, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.
Seluruh perjalanan kereta jarak jauh reguler itu, lanjutnya, menyediakan sebanyak 63.875 lembar tiket.
Jumlah ketersediaan tiket tersebut, jelas Kus, sapaan akrab pria yang pernah berperan sebagai Manager Public Relations Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) ini sesuai kapasitas tempat duduk.
Kus mengklaim, animo masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta pada periode Long Weekend Tahun Baru Islam 2026 sangat positif.
Terbukti, ungkapnya, pada hari pertama momen Long Weekend Tahun Baru Islam 2026, yakni 12 Juni 2026, sebanyak 39.318 orang penumpang memiliki tiket untuk berangkat dari seluruh titik keberangkatan di wilayah kerjanya.
Artinya, jelas mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon tersebut, persentase volume penjualan tiket momen Long Weekend Tahun Baru Islam 2026 mencapai 61,6 persen alokasi.
Prediksinya, sambung Kus, volume penjualan tiket terus bertambah seiring dengan masih berlangsungnya periode long weekend.
Selain mengalokasikan tiket yang masif, agar seluruh perjalanan berlangsung aman, lancar, nyaman, dan kondusif, pihaknya pun menerapkan berbagai strategi dan regulasi.
Antara lain, mewajibkan para penumpang untuk memperhatikan barang-barang bawaannya yang mereka masukkan ke dalam kabin.
Lalu, sambungnya, demi keamanan, ketertiban, dan keselamatan, pihaknya pun mengerahkan banyak personil Sumber Daya Manusia (SDM) baik petugas keamanan maupun frontliners, seperti ticketing, porter, dan lainnya
Para petugas keamanan, sahutnya, tidak hanya bersiaga pada lingkungan stasiun, tetapi juga selama perjalanan.
Bahkan, kata mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun itu,.secara rutin, petugas keamanan mengecek kondisi area jalur kereta.
"Ini semua adalah bentuk komitmen kami untuk melayani dan mengakomodir kebutuhan transportasi masyarakat secara prima dan optimal demi terciptanya keamanan, keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan seluruh perjalanan," tutup Kus. (win/*)
