PENTAS.TV - Selama ini, demi terakomodir dan terlayaninya mobilitas masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) mengaktifkan berbagai jenis rangkaian kereta. Di antaranya, berupa kereta lokal.
Meski berkatagori lokal, faktanya, kereta tersebut termasuk moda transportasi pilihan utama masyarakat.
Buktinya, selama semester perdana 2026, jutaan orang masyarakat memilih kereta lokal sebagai fasilitas transportasi.
Dalam keterangannya, Anne Purba, Vice President Public Relations & Corporate Communication PT KAI (Persero), menginformasikan, pada Januari-Juni 2026, volume penumpang yang terakomodir kereta lokal berjumlah 4.669.419 orang.
"Angka itu, apabila perbandingannya dengan Januari-Juni 2025, yang berjumlah 4.110.588 orang penumpang, bertambah 13,59 persen," tandas Anne Purba.
Mayoritas penumpang yang terakomodir dan terlayani mobilitasnya selama semester awal 206 yakni melalui kereta lokal berkonsep Public Service Obligation (PSO) atau bersubsidi, yakni sebanyak 3.582.434 orang
"Jumlah kereta lokal PSO selama enam bulan awal 2026 itu lebih masif 13,89 persen daripada periode sama tahun lalu, yang volumenya 3.145.547 orang," paparnya.
Sisanya, sebanyak 1.086.985 orang, sahut mantan Vice President Corporate Secretary PT KAI (Persero) Commuter Line Indonesia (KCI) ini, merupakan penumpang kereta lokal komersial.
Volume kereta lokal komersial pun, sahutnya, jika perbandingannya dengan periode sama 2025, bertambah 12,64 persen.
Khusus Jabar, beber Anne Purba, pada Januari-Juni 2026, melalui Siliwangi (Cipatat-Cianjur-Sukabumi pp), pihaknya mengakomodir mobilitas sebanyak 814.727 orang penumpang.
Secara tahunan, volume penumpang Siliwangi pada enam bulan perdana 2026 tersebut, imbuhnya, bertambah 5,62 persen. (*)
