PENTAS.TV - Krisi finansial tidak pernah pandang bulu. Kondisi itu bisa dialami siapa pun, tidak terkecuali klub-klub mapan Eropa.
Adalah peraih titel Scudetto Lega Calcio Serie A terbanyak, Juventus, yang kini mengalaminya.
Informasinya, La Vecchia Signora dalam kondisi bokek alias tongpes (kantong kempes).
Situasi itu diperparah oleh berkurangnya income, yang di antaranya, akibat The Turin Force gagal menjadi kontestan The Union of European Football Association (UEFA) Champions League (UCL) 2026-2027.
Demi menyelamatkan finansialnya, The Zebra membuat sebuah putusan yang cukup berat. Yakni, melego difensore andalannya, Lloyd Kelly, pada bursa transfer musim panas tahun ini.
Padahal, defender berusia 27 tahun itu baru bergabung dengan laskar Kota Turin tersebut pada Januari 2025.
Bersama Juventus, sang pemain tampil apik. Dalam 62 penampilannya, Lloyd Kelly selalu masuk The Starting Eleven.
Dua tahun silam, Juventus memboyong ya dari The St James Park Stadium, markas klub top The English Premier League (EPL) yang juga berkostum zebra, Newcastle United.
Kala merekrut Lloyd Kelly, I Bianconeri menyetorkan dana bernilai 15 juta poundsterling kepada The Toon Army sebagai biaya transfer.
Namun , akibat krisis financial, akhirnya, Juventus rela melepas sang tembok tebal defensive line mereka.
TuttoJuve mengabarkan, beredarnya kabar Lloyd Kelly direspon tiga kontestan EPL. Satu di antaranya, yaitu Newcastle United.
Konon, The Magpies menginginkan kehadiran Lloyd Kelly agar bisa lebih bersaing pada musim 2026-2027.
Dua klub lainnya, yakni para peraih trofi The Union of European Football Association (UEFA) Champions League dekade 1970-1980 an, Aston "The Villans" Villa dan Nottingham "The Tricky Trees" Forest.
Untuk memboyong Lloyd Kelly, peraih dua trofi UCL ini mematok mahar transfer bernilai 30 poundsterling.
Jika terealisasi, klub yang dahulu bermarkas di Stadio Delle Alpi ini meraup laba 100 persen hasil transfer Lloyd Kelly. (win /*)
