LIVEPENTAS TV NEWS
📍 Jawa Barat
Loading menu...
LIVEFX MARKET • IDR BASED
Loading FX...
đź”´ BREAKING NEWS

Fasilitas Keselamatan Ini Resmi Aktif, KAI Serahkan Pengelolaan kepada Pemkab Garut

📖 2 menit baca✍ Erwin🕒 Jumat, 10 Juli 2026 pukul 10.17
Fasilitas Keselamatan Ini Resmi Aktif, KAI Serahkan Pengelolaan kepada Pemkab Garut

Hendra Wahyono, EVP KAI Daop 2 Bandung (kanan) serahterimakan pengelolaan Gardu JPL 19 kepada Pemkab Garut. | Credit: (Istimewa)

PENTAS.TV - GARUT - Dalam dunia transportasi, keamanan dan keselamatan perjalanan merupakan aspek dan elemen utama.

Selain kedisplinan dan ketaatan masyarakat pada peraturan peraturan berlalu lintas, demi terciptanya keamanan, keselamatan, kelancaran, kenyamanan, dan kondusivitas, perlu juga adanya fasilitas-fasilitas penunjang.

Dalam perkeretaan misalnya, Agar setiap perjalanan kereta tetap aman, lancar, nyaman, dan kondusif, kedisiplinan para pengguna jalan, terutama saat melintasi perlintasan sebidang, adalah hal yang mutlak.

Namun, agar lebih optimal, setiap perlintasan sebidang perlu dilengkapi fasilitas lainnya, semisal gardu.

Berkenaan dengan hal itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) mengaktifkan gardu Jalur Perlintasan (JPL)  19 alias perlintasan sebidang Jalan Mandalagiri, Kabupaten Garut, emplasemen Stasiun Garut Kilo Meter ( KM( 19+100- KM 19+20)  petak jalan Wanaraja–Garut.

Pendopo Kabupaten Garut menjadi titik berlangsunya proses serah terima Gardu JPL 19. Bupati Garut, H. Abdusy Syakur, menerima prosesi serah terima tersebut. 

Hendra Wahyono, Executive Vice President (EVP) PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, mengemukakan, aktivasi JP 19 termasuk upaya jajarannya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut untuk mencegah sekaligus meminimalisir terjadinya kasus kecelakaan, khususnya pada perlintasan sebidang.

"Selain itu, juga demi terciptanya keamanan, keselamatan, kelancaran, kenyamanan, dan kondusivitas seluruh perjalanan kereta," tandas Hendra Wahyono.

Aktivasi Gardu JPL 19 pun, sambungnya, termasuk kiat jajarannya berkenaan dengan pelayanan prima dan optimal kepada masyarakat, khususnya, yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan.

"Aktivasi Gardu JPL 19 membuktikan adanya jalinan sinergi kuat antara kami dan pemerintah, khususnya Kabupaten Garut," sambung Hendra Wahyono.

Dia menambahkan, dalam kesempatan itu, bersama Pemkab Garut, pihaknya membahas dan mendiskusikan rencana penataan kawasan Stasiun Leles.

Aktivitas dan volume penumpang  Stasiun Leles, ujar Hendra Wahyono, terus menunjukkan perkembangan positif.

Penataan Stasiun Leles, tuturnya, tidak hanya menyempurnakan pelayanan demi terakomodirnya kebutuhan transportasi masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas serta sebagai penunjang mobilitas sekaligus trigger perekonomian.  (*)

Disclaimer

Seluruh informasi yang dipublikasikan di pentas.tv disediakan hanya untuk tujuan informasi umum. Redaksi berupaya menyajikan informasi yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan, namun tidak memberikan jaminan apa pun, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, atau kesesuaian informasi tersebut.

Segala tindakan yang Anda lakukan berdasarkan informasi di situs ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda sendiri. pentas.tv tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau kerusakan yang timbul akibat penggunaan informasi dari situs ini.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab/koreksi, silakan menghubungi redaksi melalui halaman resmi pentas.tv.