PENTAS.TV - Berbagai cara dan strategi diterapkan serta diberlakukan seluruh lembaga dan instansi pemerintah agar dampak ekonomi terjadinya berbagai dinamika global terminmalisir. Seperti yang dilakukan Bank Indonesia.
Pada 21-22 Juli 2026, Bank Indonesia menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) untuk mengkonsolidasikan strategi perekonomian nasional.
Berdasarkan RDG, Bank Indonesia tidak mengubah suku bunga acuan. Posisinya tetap pada level 5,75 persen.
Keputusan Bank Indonesia tidak mengubah suku bunga acuan berefek positif pada kurs rupiah. Buktinya, pagi ini, rupiah bergairah.
Pada pembukaan transaksi antar-bank periode 23 Juli 2026 pagi, rupiah bergerak positif. Posisinya menjadi Rp17.914 per dolar Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan sesi akhir perdagangan kemarin petang, posisi rupiah sedikit lebih lemah, yakni 3 poin, atau pada level Rp17.917 per dolar AS. (*)
