PENTAS.TV - Bagi publik di negara ini, setiap tahunnya, 17 Agustus merupakan momen yang sangat sakral.
Ya, Itu adalah momen terlepasnya negeri ini dari belenggu kolonialisme. Jadi, bangsa ini merayakan 17 Agustus sebagain Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.
Karena itu, agar peringatan dan perayaaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 pada!17 Agustus 2026, seluruh komponen turut pro aktif melalui cara dan strateginya masing-masing.
Berkaitan dengan hal itu, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) pun menunjukkan kesigapannya agar momen HUT Kemerdekaan RI berlangsung khidmat, lancar, aman, tertib, dan kondusif.
Yakni berupaya menjaga pasokan energi listrik tetap andal dan mumpuni tanpa ada kendala sedikit pun. Satu caranya, mengerahkan dan menyiagakan ribuan personel di seluruh wilayah, termasuk Jabar.
Di Jabar, pada 17 Agustus 2026, prediksinya, pasokan beban puncak berada pada level 7.425 Mega Watt (MW).
"Masyarakat jangan khawatir. In Syaa Allah, pasokan tetap aman karena total kapasitas daya di Jabar pada posisi 16.106 MW. Jadi, pasokan aman," tandas Muhammad Joharifin, General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jabar.
Agar pasokan energi listrik pada momen HUT Kemerdekaan RI ke-81 tetap andal, Muhammad Joharifin meneruskan, pihaknya mengerahkan 4.865 personel,
Mayoritas, kata dia, yakni personel Tenaga Ahli Daya (TAD) dan mitra kerja. Jumlahnya, sebut dia, sebanyak 4.337 orang.
Sebanyak 528 orang lainnya, lanjut Muhammad Joharifin, yakni personel internal korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor ketenagalistrikan tersebut.
Seluruh personel tersebut, ucap Muhammad Joharifin, bersiaga full secara non-stop selama 24 jam, guna mencegah sekaligus meminimalisir potensi terjadinya kendala pasokan listrik, baik teknis maupun non-teknis.
Pihaknya juga, tuturnya, menyiagakan dan mengaktifkan berbagai peralatan pendukung. Antara lain, tukasnya, sebanyak112 unit genset.
Lalu, sahutnya, menyiagakan 32 unit Uninterruptible Power Supply (UPS). Termasuk, sambungnya, sebanyak 124 Unit Gardu Bergerak (UGB) dan 23 unit crane.
Selain itu, lanjut dia, pihaknya pun mengaktifkan 289 Pos Komando (Posko) Siaga. Tidak itu saja, sambungnya, pihaknya juga menyiagakan sekaligus mengaktifkan berbagai peralatan dan fasilitas pendukung plus sistem kelistrikan.
Muhammad Joharifin menyatakan, pada 17 Agustus 2026, ada beberapa katagori lokasi yang merupakan prioritas pengamanan pasokan listrik.
Antara lain, ujarnya, 82 lokasi siaga upacara dan 82 lokasi berkatagori Very Very Important Person (VVIP)- Very Important Person (VIP).
Kemudian, titik-titik di kota-kabupaten Jabar yang menjadi lokasi perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (*)
