LIVEPENTAS TV NEWS
📍 Jawa Barat
Loading menu...
LIVEFX MARKET - IDR BASED
Loading FX...
🔴 BREAKING NEWS

Solidnya Performa  Bank BJB: Laba Mewah,  Aset Berlimpah, dan Kredit yang Masif

📖 3 menit bacaErwin🕒 Kamis, 30 Juli 2026 pukul 08.28
Solidnya Performa  Bank BJB: Laba Mewah,  Aset Berlimpah, dan Kredit yang Masif

bank bjb tetap tunjukkan performa dan kinerja solid. | Credit: (Istimewa)

PENTAS.TV - Senantiasa menuai performa dan kinerja apik, solid, dan mentereng,tentunya, merupakan misi utama yang diusung setiap korporasi, tidak terkecuali perbankan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terakbar di Indonesia, PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb.

Buktinya, perbankan yang berkantor pusat di Jalan Naripan Bandung ini  tidak henti-hentinya menorehkan performa dan kinerja solid serta apik

Ayi Subarna, Direktur Utama bank bjb, dalam pemaparannya pada Earnings Call Triwulan II 2026, mengklaim, pihaknya tetap mampu membukukan kinerja bisnis gang positif,, berkelanjutan, dan sehat meski saat ini, dampak dinamika global masih terasa.

"Kami juga terus berupaya menyempurnakan dan memperkuat fundamental bisnis, kualitas aset yang sehat, menerapkan efisiensi, dan sumber-sumber pertumbuhan lainnya. Satu strateginya, pengimplementasian berkonsep growth with quality," tandas Ayi Subarna, di Menara bank bjb, Jalan Naripan Bandung

Lalu, apa saja yang menjadi indikator pergerakan positif bank bjb?

Ayi Subarna membeberkan, secara konsolidasi, hingga akhir Juni 2026, pihaknya memiliki dan mengelola aset yang berlimpah. Total nilainya, sebut dia, pada posisi Rp228,2 triliun.

Total nilai itu, jelasnya, termasuk aset-aset anak usahanya, yang nilainya Rp44,2 triliun, atau berkontribusi sekitar 19,4 persen.

Indikator berikutnya, lanjut pria berpostur tubuh jangkung itu, yakni masifnya nilai penyaluran kredit atau pembiayaan.

Hingga berakhirnya periode semester pertama 2026, ungkapnya, secara konsolidasi, pihaknya menggelontorkan kredit bernominal Rp140,4 triliun.

"Terdiri atas kredit bank only bernominal Rp111,1 triliun dan pembiayaan anak usaha, yang nilainya Rp29,3 triliun," sebut Ayi Subarna.

Kredit atau pembiayaan segmen konsumer, tuturnya, tetap menjadi primadona. Hingga paruh pertama 2026, nilai outstanding-nya, ujar Ayi Subarna, yaitu Rp74,2 triliun, atau 66,8 persen total kredit.

Istimewanya lagi,  berkat implementasi prinsip kehati-hatian yang berkesinambungan, penyaluran kredit atau pembiayaan tersebut diimbangi oleh positifnya rasio Non-Performing Loan (NPL). Hingga Juni 2026, kata dia, posisi rasio NPL yakni 0,56 persen.

Dalam hal penghasilan, Ayi Subarna menyatakan, hingga semester perdana 2026 berakhir, pihaknya membukukan Net Interest Income (NII), yang secara tahunan, bertambah 9,1 persen.

"Sama halnya dengan fee based income, yang pada Juni, 2026, nominalnya Rp1,1 triliun," ucap Ayi Subarna.

Tenu saja, gacornya penyaluran kredit atau pembiayaan plus melejitnya perolehan NII dan fee based income, imbuh dia, berdampak positif pada perolehan laba bersih.

Hingga Juni 2026, ungkap Ayi Subarna, pihaknya meraup laba bersih terkonsolidasi bernilai Rp783 miliar, bertambah 58,8 persen apabila perbandingannya dengan pencapaian semester I 2025.

Selain moncernya penyaluran kredit, aset yang semakin berlimpah, dan perolehan laba yang terus menunjukkan pergerakan positif, Ayi Subarna menyatakan, kepercayaan publik pun semakin besar.

Hal itu tercermin pada masifnya pengelolaan Dana Pihak Ketiga (DPK), yang secara konsolidasi, hingga Juni 2026, nominalnya Rp160,9 triliun.

Agar senantiasa menorehkan kinerja apik dan solid, Ayi Subarna mengemukakan, pihaknya tetap menerapkan pola diversifikasi yang bisa menjadi sumber pertumbuhan kredit.

Caranya, kata dia yakni terus menambah dan mengembangkan  sumber-sumber  pembiayaan non-konsumer.

Pihaknya juga, tegas dia, fokus pada pemerkuatan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah melalui penyediaan pembiayaan yang selektif, terukur, dan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Ayu Subarna berpendapat,  pembiayaan pemerintah daerah masih berprospek positif seiring berlanjutnya beragam program pembangunan, termasuk penyempurnaan pelayanan publik.

Kemudian, cetus dia, pihaknya pun  senantiasa berupaya menyempurnakan proses bisnis melalui implementasi Commercial Business Centre (CBC) demi efektivitas proses kredit, memperkuat tata kelola, dan menopang terciptanya pembiayaan yang lebih berkualitas.

Dalam hal pendanaan, Ayi Subarna mengungkapkan, pihaknya berupaya terus memperbesar porsi Current Account-Saving Account (CASA) alias dana murah, berupa giro dan tabungan.

Strateginya, beber dia, memperluas pola kerja sama berskema payroll, mengagresifkan aktivitas transaksi nasabah, termasuk memanfaatkan pola pelayanan berbasis digital yang tentunya mempermudah, mengefektifkan, dan mengefisienkan kebutuhan finansial masyarakat.

Berkaitan dengan digital transaction, Ayi Subarna mengatakan, pihaknya terus berinovasi. Satu di antaranya, menyempurnakan aplikasi DIGI by bank bjb.

Hasilnya, tambah Ayi Subarna, menggembirakan, yaitu terciptanya pembukaan sekitar 12 ribu  number of account  atau nomor rekening baru per bulan.

Soal efisiensi pun, sahutnya, termasuk fokus jajarannya. Berkat pola-pola dan strategi efisiensi, Ayi Subarna menuturkan, beban operational cost terminimalisir 5,4 persen

"Efisiensi pun menjadi trigger pergerakan positif laba operasional sebelum Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) yang persentasenya melebihi 34,2 persen lebih banyak daripada  semester awal 2025," tutup Ayi Subarna.  (*)

Disclaimer

Seluruh informasi yang dipublikasikan di pentas.tv disediakan hanya untuk tujuan informasi umum. Redaksi berupaya menyajikan informasi yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan, namun tidak memberikan jaminan apa pun, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, atau kesesuaian informasi tersebut.

Segala tindakan yang Anda lakukan berdasarkan informasi di situs ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda sendiri. pentas.tv tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau kerusakan yang timbul akibat penggunaan informasi dari situs ini.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab/koreksi, silakan menghubungi redaksi melalui halaman resmi pentas.tv.