LIVEPENTAS TV NEWS
📍 Jawa Barat
Loading menu...
LIVEFX MARKET • IDR BASED
Loading FX...
🔴 BREAKING NEWS
Bisnis

Pola Kredit Tetap Jadi Andalan Penjualan Mobil, Berapa Persentasenya? Gaikindo Ungkap Datanya

📖 2 menit bacaSinggih Jatmiko🕒 Jumat, 19 September 2025 pukul 12.35
Pola Kredit Tetap Jadi Andalan Penjualan Mobil, Berapa Persentasenya? Gaikindo Ungkap Datanya

1 | Source: WordPress Import

PENTAS.TV - BANDUNG, Selama delapan bulan perdana tahun ini, yakni Januari-Agustus 2025, kinerja penjualan industri otomotif nasional mengalami kelesuan.

Walau demikian , Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) tetap berkeyakinan bahwa industri otomotif nasional tetap punya potensi dan peluang untuk kembali bergairah.

Seusai Press Comferce Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) The Series 2025, di kawasan Jalan Jawa Bandung, Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo, mengatakan, ada beberapa aspek yang mendasari keyakinan jajarannya mengenai potensi dan peluang industri otomotif nasional.

Antara lain, putusan Bank Indonesia (BI) mengenai suku bunga acuan. Dia mengatakan, BI memutuskan untuk memangkas suku bunga acuannya.

"Ini sinyal positif. Terpangkasnya suku bunga acuan bisa berdampak positif bagi otomotif nasional," tandasnya.

Dia berpendapat, putusan BI tentang suku bunga acuan bisa kembali menggairahkan kinerja penjualan. Yakni, sambung dia, berkaitan dengan korporasi-korporasi pembiayaan atau multi finance.

Pasalnya, jelas dia, di Indonesia, hingga kini, mayoritas konsumen menggunakan sistem atau pola kredit ketika membeli kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil.

"Hampir 80 persen pembelian mobil berskema kredit melalui korporasi-korporasi multi finance," ujarnya.

Harapannya, cetusnya, berkurangnya level suku bunga acuan BI bisa membuat kinerja korporasi-korporasi multi finance kembali agresif sehingga industri otomotif nasional bergairah lagi.

Apabila Industri otomotif kembali menggeliat, efeknya, perekonomian nasional pun turut bergerak positif.

Bicara soal faktor yang memicu kendornya penjualan otomotif, Kukuh Kumara berkomentar. Dia berpandangan, terjadinya beragam dinamika, baik dalam maupun luar negeri, berpengaruh pada buying power masyarakat.

"Lemahnya daya beli masyarakat termasuk faktor penyebab terkontraksi nya kinerja penjualan otomotif," pungkasnya. (win/*)

Disclaimer

Seluruh informasi yang dipublikasikan di pentas.tv disediakan hanya untuk tujuan informasi umum. Redaksi berupaya menyajikan informasi yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan, namun tidak memberikan jaminan apa pun, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, atau kesesuaian informasi tersebut.

Segala tindakan yang Anda lakukan berdasarkan informasi di situs ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda sendiri. pentas.tv tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau kerusakan yang timbul akibat penggunaan informasi dari situs ini.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab/koreksi, silakan menghubungi redaksi melalui halaman resmi pentas.tv.