PENTAS.TV - Kejutan demi kejutan terjadi pada setiap panggung sepak bola, tidak terkecuali ajang akbar empat tahunan, Federation Internationale de Football Association (FIFA) World Cup.
Tersingkirnya kampiun 1954, 1974, 1990, dan 2014, "Der Panzer" Jerman oleh Paraguay akibat keok 3-4 dalam adu penalti, lalu menyerahnya "De Oranje" Belanda 2-3 kepada Maroko juga melalui adu penalti, pada Babak 32 Besar FIFA World Cup 2026 menjadi bukti nyata.
Kemudian, secara fenomenal, "The Viking" Norwegia sukses menyingkirkan jawara 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002, "The Samba Team" Brasil 2-1 pada fase 16 Besar adalah bukti selanjutnya.
Kejutan terbaru terhampar pada Babak 16 Besar di Atlanta Stadium. Kali ini, giliran peraih tujuh trofi African Cup of Nations (AFCON) alias Piala Afrika, Mesir, yang membuat kejutan luar biasa.
Dalam laga itu, The Pharaohs tidak sedikit pun menunjukkan ketakutannya saat berduel dengan kampiun FIFA World Cup 1978, 1986, dan 2022, yang dimotori sang mega-bintang, Lionel Andres Messi, "The Tango Team" Argentina.
Meski Mesir tampil sangat mengejutkan dan super merepotkan, Argentina tetap lebih dahsyat. Argentina berhasil membekap Mesir 3-2 dan berhak tampil pada perempatfinal.
Dalam duel itu, Mesir sanggup merepotkan La Albiceleste. Pada menit 15, secara mengejutkan, The Pyramids Army mampu unggul 1-0 atas peraih trofi Copa America terbanyak tersebut.
Center defender andalan Mesir, Yasser Ibrahim, tanpa terduga, menerobos barisan pertahanan Pasukan Biru Langit.
Memanfaatkan assist Marawan Attia, Yasser Ibrahim memaksa kiper Argentina yang merumput bersama klub The English Premier League (EP) , Aston Villa, Emiliano Martinez, memungut bola dari dalam gawangnya.
Pada menit 18, Lionel Andres Messi berpeluang menyeimbangkan skor menjadi 1-1. Kala itu, Argentina memperoleh hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di dalam kotak terlarang tersebut. Sayangnya, La Pulga gagal mengeksekusi penalti.
Memasuki babak kedua, La Seleccion menambah daya gedor dan determinasinya. Namun, alih-alih mengejar ketertinggalan, The Sphinx Squads sukses menambah keunggulannya menjadi 2-0 melalui aksi winger andalannya, Mostafa Ziko, menit 67.
Meski tertinggal 0-2, La Gaucho tidak patah arang. Laskar polesan Lionel Scaloni ini terus berupaya keras.
Hasilnya, pada menit 79, defender andalan Argentina, Christian Romero, memangkas jarak menjadi 1-2.
Pada menit 83, Lionel Andres Messi membayar kegagalan sepakan penaltinya melalui golnya yang kedelapan pada FIFA World Cup 2026 dan ke-21 selama keikutsertaannya pada ajang yang awalnya bernama The Jules Rimet Cup ini, setelah memaksimalkan assist Gonzalo Montiel.
Akhirnya, midfielder klub kaya raya Inggris, "The Blues" Chelsea, Enzo Fernández, memastikan Argentina tampil pada Babak perempatfinal berkat golnya pada menit ketiga masa injury time babak penghabisan.
Hasil Matchhday Babak 16 Besar FIFA World Cup 2026
Kanada vs Maroko 0-3
Paraguay vs Prancis 0-1
Brasil vs Norwegia 1-2
Meksiko vs Inggris 2-3
Portugal vs Spanyol 0-1
Amerika Serikat vs Belgia 1-4
Argentina vs Mesir 3-2
*) Catatan: Cetak tebal lolos perempatfinal
(*)
