BANDUNG, PENTAS.TV ā Waktu persiapan yang mepet tak membuat Persib Bandung ciut nyali. Meski hanya memiliki masa pramusim yang singkat, skuad Maung Bandung tetap percaya diri menatap laga pembuka Piala Presiden 2026 menghadapi Arema FC.
Duel panas Persib kontra Arema dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (25/7/2026). Pertandingan ini menjadi ujian pertama bagi racikan pelatih Igor Tolic sekaligus tolok ukur kesiapan Persib sebelum menghadapi musim 2026/2027 yang dipenuhi jadwal padat di kompetisi domestik dan Asia.
Pelatih fisik Persib, Karlo Reinholz, memastikan kondisi Adam Alis dan rekan-rekannya terus menunjukkan perkembangan positif. Meski waktu persiapan terbatas, grafik kebugaran pemain dinilai meningkat sesuai target yang telah ditetapkan tim pelatih.
"Kami memang tidak memiliki waktu persiapan yang panjang. Meski begitu, kondisi para pemain terus membaik. Yang terpenting sekarang adalah memastikan mereka memahami bahwa ini merupakan kompetisi resmi, sehingga mental bertanding juga harus dipersiapkan sebaik mungkin," ujar Reinholz.
Ia menegaskan, Persib tidak hanya mengejar kebugaran fisik selama pramusim. Sejak hari pertama latihan, seluruh program dirancang agar aspek fisik, taktik, dan pemahaman permainan berkembang secara bersamaan.
"Kami tidak ingin pemain hanya berlari atau berlatih kebugaran semata. Sejak awal, setiap sesi latihan disusun agar kondisi fisik, organisasi permainan, hingga simulasi situasi pertandingan meningkat secara bersamaan," katanya.
Reinholz juga mengapresiasi profesionalisme seluruh pemain. Menurutnya, tingginya dedikasi skuad menjadi modal penting untuk mempercepat proses adaptasi, meski sejumlah pemain baru datang dari berbagai negara.
"Saya melihat para pemain menunjukkan dedikasi yang luar biasa. Fokus mereka tetap terjaga meski ada yang baru datang dari Eropa, Brasil, maupun Argentina. Sikap profesional seperti ini sangat membantu proses pembentukan tim," ungkapnya.
Laga melawan Arema FC bukan sekadar pertandingan pembuka turnamen pramusim. Bagi Persib, duel ini menjadi panggung pembuktian bahwa keterbatasan waktu bukan alasan untuk tampil setengah hati.
Maung Bandung ingin mengawali Piala Presiden 2026 dengan hasil positif sebagai bekal menghadapi musim panjang yang penuh tantangan.***
