PENTAS.TV - Tidak terpungkiri bahwa efek dinamika global, seperti dampak konflik geopolitik, masih terasa di tanah air.
Meski demikian, industri dan pasar otomotif nasional mampu menunjukkan pergerakan positif.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperlihatkan bukti bergairahnya pasar otomotif nasional, baik penjualan secara wholesales maupun retail sales.
Gaikindo menginformasikan, pada periode Januari-Juli 2026, secara retail sales, sebanyak 517.742 unit mobil terjual, lebih masif 18,2 persen daripada periode sama 2025, yang jumlahnya 437.544 unit.
Secara retail sales, selama tujuh bulan perdana 2026, volumenya berjumlah 511.514 unit, bertambah 12,3 persen melebihi realisasi Januari-Juli 2025.
Di antara brand-brand yang wara-wiri di tanah air, produk PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Toyota Motor Corporation, tetap mendominasi.
Pada Januari-Juli 2026, PT TAM membukukan penjualan wholesales dan retail sales masing-masing berjumlah 155.574 unit serta 150.933 unit.
Varian-varian penopangnya antara lain, The New Toyota Kijang Innova Series, The New Toyota Avanza, The All New Toyota Veloz Hybrid EV, The New Toyota Calya, dan The New Toyota HiLux
Bagaimana realisasi penjualan Industri otomotif Jepang lainnya, Honda Motor Company di tanah air selama Januari-Juli 2026?
Melalui PT Honda Prospect Motor (HPM), pada tujuh bulan awal 2026, Honda Motor Company membukukan penjualan (retail sales) berjumlah 27.554 unit.
Realisasi tersebut ditopang beberapa model andalannya. Yakni, Honda Brio Series, Honda HR-V, dan Honda WR-V (*)
