PENTAS.TV - Banyak aspek dan faktor yang berpengaruh pada perkembangan ekonomi.
Di antaranya, situasi politik sebuah negara, bencana alam, dan tentunya konflik geopolitik, seperti yang terjadi selama beberapa bulan terakhir di Timur Tengah antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
Satu indikator efek terjadinya konflik geopolitik tersebut yakni pergerakan kurs mata uang global, termasuk rupiah.
Pagi ini, pada pembukaan transaksi Pasar Spot Exchange, rupiah mengalami pergerakan negatif. Posisinya lebih lemah 57 poin atau menjadi Rp17.750 per dolar AS.
Pada sesi penutupan perdagangan akhir pekan kemarin, posisi rupiah lebih perkasa, yakni Rp17.693 per dolar AS. (*)
Disclaimer
Seluruh informasi yang dipublikasikan di pentas.tv disediakan hanya untuk tujuan informasi umum. Redaksi berupaya menyajikan informasi yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan, namun tidak memberikan jaminan apa pun, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, atau kesesuaian informasi tersebut.
Segala tindakan yang Anda lakukan berdasarkan informasi di situs ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda sendiri. pentas.tv tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau kerusakan yang timbul akibat penggunaan informasi dari situs ini.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab/koreksi, silakan menghubungi redaksi melalui halaman resmi pentas.tv.