PENTAS.TV - Akibat agresi Israel ke Palestina menyebabkan wilayah Timur Tengah berkonflik. Iran yang membantu Palestina, terlibat kisruh dengan Amerika Serikat (AS).
Seiring dengan hal ini, Iran menutup Selat Hormuz, yang merupakan jalur perdagangan minyak dunia.
Berbagai upaya perdamaian bergulir. Akan tetapi, konflik belum reda. Efeknya, harga minyak dunia melejit.
Terbukti, pada sesi perdagangan, harga minyak Brent, melejit 1,7 persen daripada sebelumnya. Posisinya menjadi 88,52 dolar AS per barel.
Kondisi yang sama, juga terjadi pada minyak West Texas Intermediate (WIT). Kini, harga minyak tersebut berada pada level yang lebih mahal 1,4 persen daripada sebelumnya, menjadi 82,40 dolar AS per barel. (*)
Disclaimer
Seluruh informasi yang dipublikasikan di pentas.tv disediakan hanya untuk tujuan informasi umum. Redaksi berupaya menyajikan informasi yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan, namun tidak memberikan jaminan apa pun, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, atau kesesuaian informasi tersebut.
Segala tindakan yang Anda lakukan berdasarkan informasi di situs ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda sendiri. pentas.tv tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau kerusakan yang timbul akibat penggunaan informasi dari situs ini.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab/koreksi, silakan menghubungi redaksi melalui halaman resmi pentas.tv.