LIVEPENTAS TV NEWS
šŸ“ Jawa Barat
Loading menu...
LIVEFX MARKET • IDR BASED
Loading FX...
šŸ”“ BREAKING NEWS
Bisnis

Jurus Baru OJK Geber Literasi Kalangan Disabilitas

āœ erwin • šŸ‘ 1 • šŸ•’ Kamis, 28 Mei 2026
Jurus Baru OJK Geber Literasi Kalangan Disabilitas

darwisman-ojk-jabar-1 - | Source: WordPress Import

[caption id="attachment_12853" align="alignnone" width="300"] Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jabar, Darwisman. (Istimewa)[/caption]

PENTAS.TV - BANDUNG, Memahami produk-produk Sektor Jasa Keuangan (SJK) termasuk elemen krusial agar perekonomian nasional tetap bergairah dan bergeliat.

Karena itu, sebagai lembaga negara, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) gencar mengakselerasi sekaligus memperkuat literasi dan inklusi keuangan seluruh kalangan masyarakat, tidak terkecuali kalangan disabilitas.

Agar kalangan disabilitas, khususnya di Jabar, tidak lagi mengalami kendala ketika bertransaksi atau memanfaatkan produk-produk serta pelayanan jasa keuangan, kini,Ā  OJKĀ  punya jurus baru.

Apa bentuknya?

Demi terlayaninya kebutuhan kalangan disabilitas secara optimal, OJK Jabar menggulirkan program Pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) bagi para frontliners perbankan.

Dalam keterangannya, Darwisman, Kepala OJK Jabar, mengemukakan, program BISINDO ini penting.

Pasalnya, jelas dia, para frontliners harus memiliki kemampuan dan keterampilan baru, yakni mahir berbahasa isyarat.

"Hal ini, agar kebutuhan jasa finansial kalangan disabilitas terlayani secara lebih sempurna dan optimal," tandasnya.

Selain itu, sambung Darwisman, BISINDO pun bisa menjadi sarana untuk mengakselerasi inklusi dan literasi keuangan sehingga masyarakat memiliki akses jasa finansial yang lebih terbuka.

Agenda BISINDO, yang merupakanĀ  sinyal bergulirnya Bulan Literasi Keuangan, sahutnya, juga sebagai bukti bahwa pihaknya benar-benar berkomitmen agarĀ  perbankan mengimplementasikan Program Pedoman Akses Pelayanan Keuangan untuk Disabilitas BerdayaĀ  (SETARA) sebagai standar pelayanan keuangan bagi kalangan disabilitas.

Darwisman meneruskan, BISINDO, yang bergulir sejak 13 April 2026, diikuti ratusan peserta.

Terdiri atas unsur perbankan, yakni 40 frontliners mewakili 33 perbankan, komunitas disabilitas, plus jajaran pemerintah daerah.

Agenda yang juga melibatkan Guru Teman Tuli dari Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin), ini, jelasnya, mengimplementasikan program Disabilitas Berdaya, Keuangan Inklusif Tercipta (DIA KITA), yang diinisiasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bandung. (win/*)