LIVEPENTAS TV NEWS
📍 Jawa Barat
Loading menu...
LIVEFX MARKET • IDR BASED
Loading FX...
🔴 BREAKING NEWS
Bisnis

Jurus Baru OJK Geber Literasi Kalangan Disabilitas

📖 2 menit bacaErwin🕒 Kamis, 28 Mei 2026 pukul 11.42
Jurus Baru OJK Geber Literasi Kalangan Disabilitas

darwisman-ojk-jabar-1 | Source: WordPress Import

[caption id="attachment_12853" align="alignnone" width="300"] Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jabar, Darwisman. (Istimewa)[/caption]

PENTAS.TV - BANDUNG, Memahami produk-produk Sektor Jasa Keuangan (SJK) termasuk elemen krusial agar perekonomian nasional tetap bergairah dan bergeliat.

Karena itu, sebagai lembaga negara, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) gencar mengakselerasi sekaligus memperkuat literasi dan inklusi keuangan seluruh kalangan masyarakat, tidak terkecuali kalangan disabilitas.

Agar kalangan disabilitas, khususnya di Jabar, tidak lagi mengalami kendala ketika bertransaksi atau memanfaatkan produk-produk serta pelayanan jasa keuangan, kini,  OJK  punya jurus baru.

Apa bentuknya?

Demi terlayaninya kebutuhan kalangan disabilitas secara optimal, OJK Jabar menggulirkan program Pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) bagi para frontliners perbankan.

Dalam keterangannya, Darwisman, Kepala OJK Jabar, mengemukakan, program BISINDO ini penting.

Pasalnya, jelas dia, para frontliners harus memiliki kemampuan dan keterampilan baru, yakni mahir berbahasa isyarat.

"Hal ini, agar kebutuhan jasa finansial kalangan disabilitas terlayani secara lebih sempurna dan optimal," tandasnya.

Selain itu, sambung Darwisman, BISINDO pun bisa menjadi sarana untuk mengakselerasi inklusi dan literasi keuangan sehingga masyarakat memiliki akses jasa finansial yang lebih terbuka.

Agenda BISINDO, yang merupakan  sinyal bergulirnya Bulan Literasi Keuangan, sahutnya, juga sebagai bukti bahwa pihaknya benar-benar berkomitmen agar  perbankan mengimplementasikan Program Pedoman Akses Pelayanan Keuangan untuk Disabilitas Berdaya  (SETARA) sebagai standar pelayanan keuangan bagi kalangan disabilitas.

Darwisman meneruskan, BISINDO, yang bergulir sejak 13 April 2026, diikuti ratusan peserta.

Terdiri atas unsur perbankan, yakni 40 frontliners mewakili 33 perbankan, komunitas disabilitas, plus jajaran pemerintah daerah.

Agenda yang juga melibatkan Guru Teman Tuli dari Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin), ini, jelasnya, mengimplementasikan program Disabilitas Berdaya, Keuangan Inklusif Tercipta (DIA KITA), yang diinisiasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bandung. (win/*)

Disclaimer

Seluruh informasi yang dipublikasikan di pentas.tv disediakan hanya untuk tujuan informasi umum. Redaksi berupaya menyajikan informasi yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan, namun tidak memberikan jaminan apa pun, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, atau kesesuaian informasi tersebut.

Segala tindakan yang Anda lakukan berdasarkan informasi di situs ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda sendiri. pentas.tv tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau kerusakan yang timbul akibat penggunaan informasi dari situs ini.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab/koreksi, silakan menghubungi redaksi melalui halaman resmi pentas.tv.