LIVEPENTAS TV NEWS
📍 Jawa Barat
Loading menu...
LIVEFX MARKET - IDR BASED
Loading FX...
🔴 BREAKING NEWS
Bisnis

Ini Bukti Bank BJB Dukung dan Kebut Program 3 Juta Rumah

📖 2 menit bacaErwin🕒 Rabu, 22 April 2026 pukul 16.45
Ini Bukti Bank BJB Dukung dan Kebut Program 3 Juta Rumah

Menteri-pkp-bank-bjb | Source: WordPress Import

PENTAS.TV - BANDUNG, Berstatus sebagai korporasi pelat merah berlabel Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb punya peran krusial pada sektor ekonomi.

Yaitu, turut pro-aktif menyukseskan agenda-agenda pemerintah, termasuk Program 3 Juta Rumah.

Berkaitan dengan Program 3 Juta Rumah, bank bjb terus membuktikannya. Korporasi perbankan yang bermarkas di Jalan Naripan Bandung itu semakin memperkokoh dan menyempurnakan support-nya dalam bentuk Launching Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Tatar Pasundan.

Bank Pembangunan Daerah (BPD) terakbar di tama itu pun aktif terlibat dalam agenda Pemberdayaan Ekonomi Rakyat yang digulirkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, yang launching-nya bersamaan dengan Program BSPS, di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Katapang Kabupaten Bandung, pada 13 April 2026.

Melansir bankbjb.co.id, Maruara Sirait, Menteri PKP, mengemukakan, implementasi KPP tidak hanya berupa  instrumen pembiayaan perumahan, tetapi  row model atau desainnya pun  berperan sebagai  trigger pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Termasuk, memperkuat daya saing  sektor UMKM (Usaha Mikro-Kecil- Menengah)," tutur Maruara Sirait .

Maruara Sirait menyampaikan, bank bjb menyatakan komitmennya untuk senantiasa  mendukung program perumahan pemerintah.

Yakni, kata dia,  memperluas akses pembiayaan, menyempurnakan pelayanan kepada masyarakat, dan mempererat sinergi dengan seluruh stakeholder holder, termasuk pemerintah dan kalangan developer.

Herfinia, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, menjelaskan, agenda itu membuktikan terjalinnya sinergi harmonis antara perbankan dan pemerintah.

"Yaitu turut aktif menyukseskan berbagai program pemerintah, termasuk sektor perumahan layak huni berharga terjangkau bagi kalangan MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah," tandas Herfinia.

Program tersebut, kata dia, juga melibatkan unsur-unsur lain, tidak hanya perbankan dan pemerintah, tetapi juga kalangan developer beserta asosiasinya.

Melalui program ini, lanjutnya, bisa membangun dan membentuk sebuah ekosistem pembiayaan perumahan yang bersifat inklusif serta berkelanjutan.

Herfi, sapaan akrabnya, melanjutkan, program stimulan ini bukan hanya sebagai penggerak local economy, melainkan juga menjadi trigger keswadayaan dan gotong royong masyarakat.

Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran (Unpad) tersebut menambahkan, pada agenda ini, pihaknya pun mengedukasi masyarakat mengenai  pentingnya Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK sebagai instrumen utama berkaitan dengan kelayakan kredit dan menjaga kesehatan finansial masyarakat.

Pihaknya juga, ungkap dia, membentuk sebuah pipeline  pembiayaan berplafon yang total nominalnya Rp52 miliar bagi 118 nasabah. (win/*)

Disclaimer

Seluruh informasi yang dipublikasikan di pentas.tv disediakan hanya untuk tujuan informasi umum. Redaksi berupaya menyajikan informasi yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan, namun tidak memberikan jaminan apa pun, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, atau kesesuaian informasi tersebut.

Segala tindakan yang Anda lakukan berdasarkan informasi di situs ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda sendiri. pentas.tv tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau kerusakan yang timbul akibat penggunaan informasi dari situs ini.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab/koreksi, silakan menghubungi redaksi melalui halaman resmi pentas.tv.