PENTAS.TV, – Persaingan pasar skutik kelas 125 cc kembali bertambah ramai dengan hadirnya GPX DX1 125 2026. Skutik perkotaan terbaru dari pabrikan asal Thailand, GPX, ini resmi diperkenalkan pada Februari 2026 dengan konsep city use yang menggabungkan desain kompak dan karakter crossover.
GPX DX1 dirancang untuk penggunaan perkotaan dengan tampilan yang cukup berbeda dibandingkan skutik konvensional. Desainnya mengusung karakter petualang dengan gaya stang terbuka atau naked handlebar, sehingga memberikan kesan tangguh sekaligus modern.
Kehadiran GPX DX1 125 menarik perhatian karena motor ini masuk ke segmen skutik 125 cc yang selama ini menjadi salah satu kelas paling kompetitif di pasar sepeda motor.
Di Thailand, harga resmi GPX DX1 125 dibanderol 54.500 Baht. Jika dikonversikan secara kasar ke rupiah, nilainya berada di kisaran Rp24 juta-Rp25 jutaan. Harga tersebut membuat GPX DX1 berada di segmen skutik yang cukup kompetitif, terutama dengan kombinasi desain, fitur, serta kepraktisan yang ditawarkannya.
GPX sendiri menempatkan DX1 sebagai skutik untuk penggunaan perkotaan. Situs resmi GPX menyebut karakter motor ini dirancang agar lincah digunakan menghadapi lalu lintas padat dan jalan perkotaan.
Untuk sektor mesin, GPX DX1 125 menggunakan mesin 1-silinder 4-tak SOHC 2-katup berkapasitas 124,8 cc. Mesin tersebut menggunakan sistem bahan bakar injeksi elektronik GPX-Fi dan dipadukan dengan transmisi otomatis CVT menggunakan belt drive.
Kombinasi tersebut membuat GPX DX1 diarahkan sebagai kendaraan yang praktis untuk mobilitas harian, khususnya ketika digunakan di kawasan perkotaan dengan kondisi lalu lintas yang padat.
Berdasarkan spesifikasi resmi GPX, motor ini memiliki rasio kompresi 10:1, sistem starter elektrik, serta sistem penggerak CVT.
Secara dimensi, GPX DX1 memiliki panjang 1.900 mm, lebar 750 mm dan tinggi 1.115 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 1.300 mm. Sementara itu, tinggi jok berada di angka 770 mm dengan jarak terendah ke tanah 110 mm. Bobot motor tercatat 120 kg, sedangkan kapasitas tangki bahan bakarnya mencapai 5 liter.
Salah satu bagian yang cukup menarik adalah posisi lubang pengisian bahan bakar yang menggunakan konsep pop-up pada area dek depan.
GPX DX1 125 menggunakan pelek cast berukuran 12 inci. Ban depan berukuran 100/90-12, sedangkan ban belakang menggunakan ukuran 120/80-12. Keduanya menggunakan ban tubeless.Untuk sistem suspensi, bagian depan menggunakan teleskopik. Sementara suspensi belakang mengandalkan single shock yang memiliki lima tingkat pengaturan preload.
Dari sisi fitur, GPX DX1 sudah dibekali sistem pencahayaan full LED. Bagian depan mengusung desain lampu ganda dengan bentuk tegas dan mengotak sehingga memberikan identitas visual tersendiri.
Panel instrumennya menggunakan LCD digital. Informasi yang dapat ditampilkan mencakup indikator kecepatan, tachometer, voltase baterai, odometer, trip meter, jam digital hingga pengingat penggantian oli atau Oil Check.
Kelengkapan informasi tersebut membuat pengendara dapat memantau berbagai parameter kendaraan melalui satu panel instrumen.
Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah Smart Key System. Sistem kunci pintar tersebut dilengkapi standar ketahanan air IP67 serta alarm antimaling bawaan. Fitur ini memberikan aspek kepraktisan sekaligus keamanan tambahan ketika motor digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Sebagai skutik yang diposisikan untuk kebutuhan perkotaan, aspek kepraktisan menjadi salah satu bagian penting pada GPX DX1. Motor ini memiliki bagasi bawah jok berkapasitas 20 liter yang diklaim mampu menampung helm open-face.
Selain itu, tersedia kompartemen penyimpanan di bagian depan yang dilengkapi port pengisian USB Type-C. GPX juga menyediakan gantungan barang yang terintegrasi sehingga pengguna dapat membawa barang tambahan dengan lebih praktis.
Untuk sistem pengereman, GPX DX1 menggunakan rem cakram depan berukuran 190 mm. Sementara bagian belakang menggunakan rem tromol yang dilengkapi Combined Brake System (CBS).
Sistem CBS membantu mendistribusikan gaya pengereman antara roda depan dan belakang secara lebih seimbang.Motor ini juga memiliki Parking Brake Lever, yakni fitur pengunci tuas rem yang berguna ketika motor berhenti di area dengan kondisi jalan menanjak atau menurun.
GPX DX1 125 ditawarkan dengan empat pilihan warna yang mengusung karakter urban.Keempat pilihan tersebut adalah Urban Black, Crayon Grey, Sand Brown Matte, dan City Red. Pilihan warna tersebut semakin memperkuat positioning GPX DX1 sebagai skutik perkotaan dengan tampilan modern dan karakter crossover.
Dengan mesin 124,8 cc, transmisi CVT, desain crossover, fitur Smart Key, panel digital LCD, USB Type-C, bagasi 20 liter, serta sistem pengereman CBS, GPX DX1 125 menawarkan paket yang cukup lengkap untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.
GPX sendiri telah melakukan pengujian DX1 bersama media dan influencer di Thailand. Dalam kegiatan tersebut, DX1 diposisikan sebagai skutik Urban Ride yang mengutamakan kelincahan ketika menghadapi lalu lintas perkotaan.
Dengan harga resmi 54.500 Baht di Thailand, GPX DX1 125 menjadi salah satu pendatang baru yang menarik perhatian di kelas skutik 125 cc.
Namun, harga tersebut merupakan harga pasar Thailand. Jika nantinya motor ini dipasarkan di negara lain, termasuk Indonesia, harga jualnya dapat berbeda karena faktor distribusi, pajak, spesifikasi pasar, serta kebijakan agen atau distributor.
Untuk saat ini, daya tarik utama GPX DX1 terletak pada kombinasi harga, desain crossover, fitur modern, dan kepraktisan yang ditawarkannya untuk kebutuhan berkendara sehari-hari.(GIH/*)
