PENTAS.TV - Demi terakomodirnya kebutuhan pangan, terutama kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) serta menciptakan stabilitas harga, khususnya komoditas beras, beberapa program digulirkan pemerintah beserta seluruh lembaga dan institusinya.
Satu di antaranya, bergulirnya Bantuan Sosial (Bansos) Pangan Beras di seluruh wilayah, termasuk Bandung Raya.
Di Bandung Raya, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) mengklaim bahwa pendistribusian dan penyaluran Bansos Pangan Beras segera tuntas 100 persen pada akhir September 2026.
Yanto Nurdianto, Kepala Perum Bulog Cabang Bandung, mengungkapkan, volume penyaluran Bansos Pangan Beras di Bandung Raya sebanyak 30.650 ton.
"Sebanyak 1,02 juta. KPM (Keluarga Penerima Manfaat) menjadi sasaran pendistribusiannya," tandas Yanto Nurdianto dalam keterangannya.
Titik-titik pendistribusian, lanjut Yanto Nurdianto, mencakup lima wilayah Bandung Raya. Yaitu, sebut dia, Kota dan Kabupaten Bandung.
Lalu, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi. Satu lainnya, sambung dia, yaitu Kabupaten Sumedang.
Alokasi pendistribusian Bansos Pangan Beras, jelas dia, yakni periode Juli-September 2026. Setiap KPM, kata dia, berhak menerima 10 kilo gram per bulannya selama periode Juli-September 2026.
Pihaknya menggaransi, tegas dia, bahwa beras medium yang peruntukannya bagi program Bansos Pangan tersebut layak konsumsi.
Itu karena, kata dia, sebelum pendistribusian, beras-beras tersebut melalui berbagai proses pengecekan kualitas. (*)
