Pentas.TV-Bandung, Bandung Zoo di Jalan Tamansari masih tetap beroperasi di tengah kondisi keuangan yang semakin tidak menentu. Saat ini, sekitar 120 karyawan masih bekerja secara bergantian untuk merawat kurang lebih 680 satwa yang ada di kebun binatang tersebut.
Meski aktivitas perawatan satwa masih berjalan, kondisi di lapangan menunjukkan adanya tekanan serius pada operasional harian, terutama terkait pendanaan kebutuhan dasar.
Sejak 12 Juni 2026, Pemerintah Kota Bandung disebut sudah tidak lagi menanggung biaya pakan satwa di Bandung Zoo. Berdasarkan informasi yang beredar, tanggung jawab tersebut telah dialihkan kepada pihak pemenang lelang pengelolaan. Namun, dalam praktiknya, transisi ini dinilai belum berjalan optimal sehingga menimbulkan kekosongan pembiayaan untuk kebutuhan pakan.
Di sisi lain, operasional lain seperti pembayaran listrik, air, internet, peralatan kerja, asuransi karyawan, hingga bahan bakar minyak (BBM) tetap harus berjalan agar kegiatan perawatan satwa tidak terhenti.
Dalam kondisi tersebut, bantuan dana dari PDIP Jawa Barat disebut menjadi salah satu sumber pendanaan yang masih berjalan. Total donasi yang telah disalurkan sejak April 2026 disebut mencapai sekitar Rp300 juta.
Untuk bulan Juni saja, bantuan yang diberikan mencapai sekitar Rp90 juta dan dialokasikan untuk kebutuhan BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, serta keberlanjutan operasional harian kebun binatang.
Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan Bandung Zoo sebagai salah satu ikon Kota Bandung.
Namun demikian, informasi yang beredar menyebutkan bahwa dana bantuan tersebut masih belum mencukupi untuk menutup seluruh kebutuhan operasional, mengingat luas area kebun binatang mencapai sekitar 14 hektar dengan jumlah satwa yang cukup besar.
Salah satu karyawan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kondisi Bandung Zoo saat ini berada dalam situasi yang tidak menentu. Ia menyebut bahwa meskipun proses lelang pengelolaan telah selesai, belum ada kejelasan mengenai kelanjutan operasional ke depan.
Para pekerja berharap agar segera ada pengelola yang jelas dan benar-benar berkomitmen menjalankan hasil lelang dari Pemerintah Kota Bandung, sehingga operasional kebun binatang dapat kembali stabil dan kesejahteraan satwa tetap terjamin.(Den/*)
