Pentas.TV-Bandung, Sejumlah vendor pemasok pakan untuk Bandung Zoo mengeluhkan keterlambatan pembayaran atas tagihan mereka. Belasan vendor mengaku belum menerima pembayaran sejak 13 Juni 2026, meski pengiriman pakan untuk satwa tetap dilakukan sesuai komitmen yang telah disepakati.
Salah seorang vendor yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, hingga saat ini para vendor terus berupaya menagih pembayaran kepada bagian keuangan Bandung Zoo. Namun, mereka mengaku belum memperoleh kepastian mengenai waktu pencairan dana.
"Kami bersama seluruh vendor terus menagih ke bagian keuangan Bandung Zoo," ujar salah seorang vendor yang enggan disebutkan namanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, total tagihan dari belasan vendor tersebut mencapai lebih dari Rp100 juta. Menurut pengakuan para vendor, setiap kali melakukan penagihan mereka selalu mendapat jawaban agar bersabar karena masih menunggu pengelola baru.
Meski pembayaran belum diterima, para vendor menyatakan tetap menjalankan kewajibannya dengan mengirimkan pakan untuk kebutuhan satwa di Bandung Zoo. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepatuhan terhadap komitmen yang sebelumnya telah disepakati bersama.
Kesepakatan tersebut melibatkan Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BKSDA Jawa Barat, BKAD Kota Bandung, serta sejumlah pihak terkait.
"Hingga kini kami tetap mengirim pakan," kata salah seorang pemilik vendor.
Informasi lain yang diperoleh menyebutkan bahwa BKAD Kota Bandung hanya melakukan pembayaran biaya pengadaan pakan hingga 12 Juni 2026. Sementara itu, tagihan untuk pengiriman pakan setelah tanggal tersebut disebut belum dibayarkan.
Para vendor berharap persoalan keterlambatan pembayaran dapat segera diselesaikan agar pasokan pakan untuk satwa tetap berjalan tanpa kendala.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Bandung Zoo terkait keluhan keterlambatan pembayaran yang disampaikan para vendor.(Den/*)
