LIVEPENTAS TV NEWS
📍 Jawa Barat
Loading menu...
LIVEFX MARKET • IDR BASED
Loading FX...
🔴 BREAKING NEWS
Bisnis

Apa Kabarnya Rencana Ekspor Beras? Bulog Siap Eksekusi, Volumenya?

📖 2 menit bacaErwin🕒 Selasa, 19 Mei 2026 pukul 16.00
Apa Kabarnya Rencana Ekspor Beras? Bulog Siap Eksekusi, Volumenya?

Beras-bulog | Source: WordPress Import

  [caption id="attachment_12321" align="alignnone" width="300"] Rencana ekspor beras ke Malaysia masih tahap negosiasi. (Foto Ilustrasi: Instagram)[/caption]

PENTAS.TV - BANDUNG, Beberapa waktu lalu, beredar kabar bahwa pemerintah, melalui korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), berencana untuk mengekspor beras ke Malaysia.

Namun, hingga kini, rencana tersebut belum terealisasi. Apa sebabnya?

Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog, menegaskan, pada dasarnya, pihaknya siap mengeksekusi berbagai program pemerintah, termasuk ekspor beras ke Malaysia.

"Tentu saja, kami senantiasa siap mengeksekusi program-program pemerintah, termasuk ekspor (beras) ke Malaysia," tegas Ahmad Rizal Ramdhani.

Tentu saja, lanjut dia, pihaknya menginginkan terjadinya kesepakatan dengan Malaysia berkenaan dengan rencana ekspor beras tersebut.

Kesepakatan itu, kelasnya, tidak hanya soal volume, tetapi juga harga. Hal ini, sambungnya, juga sebagai upaya agar roda perekonomian nasional, termasuk kesejahteraan para petani mengalami pergerakan positif.

Akan tetapi, purnawirawan perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) ini mengaku belum mengetahui secara pasti tentang volume ekspor beras tersebut.

Saat ini, kata dia, negosiasi tentang rencana ekspor beras masih berlangsung. Malaysia, sambungnya, membuka harga penawaran di bawah level Rp10.000 per kilo gram.

"Kami ingin harga yang lebih baik daripada yang diajukan Malaysia, yaitu Rp13.000-Rp14.000 per kilo gram. Soalnya, jenis beras yang siap kami ekspor yakni berkatagori premium,* paparnya.

Informasinya, volume beras pada rencana  ekspor ke Malaysia tersebut yaitu sekitar 200 ribu ton. Estimasi nilai transaksinya, yakni Rp2 triliun. (win /*)

Disclaimer

Seluruh informasi yang dipublikasikan di pentas.tv disediakan hanya untuk tujuan informasi umum. Redaksi berupaya menyajikan informasi yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan, namun tidak memberikan jaminan apa pun, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, atau kesesuaian informasi tersebut.

Segala tindakan yang Anda lakukan berdasarkan informasi di situs ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda sendiri. pentas.tv tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau kerusakan yang timbul akibat penggunaan informasi dari situs ini.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab/koreksi, silakan menghubungi redaksi melalui halaman resmi pentas.tv.