LIVEPENTAS TV NEWS
📍 Jawa Barat
Loading menu...
LIVEFX MARKET - IDR BASED
Loading FX...
🔴 BREAKING NEWS

Proyek Green Line Rangkasbitung Segera Begulir,  Bos KAI: Fase Pertama Tuntas 2027

📖 2 menit bacaErwin🕒 Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 12.33
Proyek Green Line Rangkasbitung Segera Begulir,  Bos KAI: Fase Pertama Tuntas 2027

Sebuah rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL). | Credit: (Instagram)

PENTAS.TV - Bagi korporasi public service, pelayanan sempurna, prima, dan optimal merupakan keniscayaan mutlak.

Itu pun berlaku bagi korporasi Badan Usaha Milik Negara BUMN sektor transportasi publik, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero).

Demi kesempurnaan pelayanan dan terciptanya keamanan, keselamatan, kelancaran, kenyamanan, kondusivitas, serta efisiensi dan efektivitas sistem transportasi, PT KAI (Persero) segera merealisasikan pengerjaan proyek The Green Line lintas Rangkasbitung-Tanahabang.

Kepada media, Bobby Rasyidin, Direktur Utama PT KAI (Persero), mengemukakan, The Green Line , yang terdiri atas tiga fase, masih dalam tahap finalisasi Detail Engineering Design (DED).

Fokus pembangunan fase pertama, ungkapnya, yaitu  menambah  gardu listrik. Ini berkaitan dengan aktivasi  rangkaian KRL (Kereta Rel Listrik) 12 gerbong atau SF12.

"Targetnya (fase pertama) tuntas pada 2027," tandas Bobby Rasyidin.

Mantan Direktur Utama PT Len Industri (Persero) ini meneruskan,  fase kedua berupa upgrading atau penambahan kapasitas gardu. Tujuannya, kata dia, memangkas headway atau jarak antar-perjalanan KRL.

Fase ketiga, tambah dia, yaitu penyempurnaan dan pemerkuatan sistem persinyalan yang memungkinkan bertambahnya frekuensi jadwal perjalanan KRL lintas Rangkasbitung-Tanahabang

Agar seluruh perjalanan rute The Green Line semakin andal, Bobby Rasyidin mengatakan, pihaknya pun berencana menambah dan meregenerasi armada.

Pihaknya, cetus dia mencanangkan bahwa seluruh armada The Green Line menerapkan konfigurasi 12 gerbong pada seluruh rangkaian KRL.

Saat ini, tuturnya, pihaknya mengaktifkan 19 rangkaian KRL berkonfigurasi 12 gerbong. Jumlah itu belum termasuk kemunculan 9 rangkaian berkonfigurasi 12 gerbong produk PT Industri Kereta Api (INKA) (Persero) pada akhir 2026.

Bobby Rasyidin menegaskan, pihaknya segera memodernisasi 86 rangkaian KRL 8-10 gerbong  menjadi konfigurasi 12 gerbong.

Sebagai informasi, lintas Rangkasbitung-Tanahabang termasuk rute favorit masyarakat.

Selama sejak 2020, volume penumpang rute tersebut berjumlah 43,3 jra orang. Tiga tahun berikutnya, yakni 2025, bertambah 77,5 juta orang.

Sedangkan pada Januari-Maret 2026, volume penumpang lintas Rangkasbitung-Tanahabang berjumlah 20,2 juta orang penumpang. (*)

Disclaimer

Seluruh informasi yang dipublikasikan di pentas.tv disediakan hanya untuk tujuan informasi umum. Redaksi berupaya menyajikan informasi yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan, namun tidak memberikan jaminan apa pun, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, atau kesesuaian informasi tersebut.

Segala tindakan yang Anda lakukan berdasarkan informasi di situs ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda sendiri. pentas.tv tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau kerusakan yang timbul akibat penggunaan informasi dari situs ini.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab/koreksi, silakan menghubungi redaksi melalui halaman resmi pentas.tv.