PENTAS TV - Saat beraksi pada laga pembuka Babak Penyisihan Grup C ajang Federation Internationale de Football Association (FIFA) World Cup alias Piala Dunia edisi 2026, Brasil kurang greget.
Kala itu, The Samba Team hanya berbagi angka 1-1 dengan Maroko. Namun, ceritanya berbeda dalam laga kedua mereka.
Pada matchday 2 Babak Penyisihan Grup C panggung FIFA World Cup 2026, Philadelphia Stadium menjadi saksi keperkasaan Selecao saat membantai The New Comer, Haiti, 3-0.
Otomatis, hasil impresif tersebut menjadikan armada asuhan "Don" Carlo Ancelotti tersebut sebagai penguasa klasemen sementara Grup C. Hasil ini pun memperlebar kans Brasil untuk melenggang pada fase knock-out.
Demi meraih tiket Babak 32 Besar, pada matchday 3, Brasil hanya butuh hasil imbang saat berduel "Dead or Alive" dengan Skotlandia, yang dibekap Maroko 0-1.
Dalam laga di Philadelphia Stadium, striker peraih 20 trofi The English Premier League (EPL) Manchester "The Red Devils," United, Matheus Cunha, menunjukkan aksi gemilang.
The Brazilian Man mengemas brace hanya dalam waktu 13 menit. Matheus Cunha mengemas gol pembuka superioritas skuad yang juga berjuluk Pentacampeao ini pada menit 23.
Tidak butuh waktu terlalu lama, pada menit 36, idola baru The Old Trafford Stadium tersebut membobol gawang Haiti untuk kedua kalinya, sekaligus membawa Brasil leading 2-0.
Puncak keperkasaan Brasil terjadi melalui aksi winger klub peraih 15 gelar juara The Union of European Football Association (UEFA) Champions League, Real "Los Blancos" Madrid, Vinicius Junior.
Attacking player peraih trofi Primera La Liga terbanyak tersebut menggenapkan kedigdayaan jawara FIFA World Cup 1958, 1962, 1970, 1994, 2002 itu menjadi 3-0 pada menit 3 masa injury time babak pertama.
Boston Foxborough Stadium, Maroko mengikuti langkah Brasil. Pada matchday 2, walau harus terlibat pertarungan sengit, The Atlas Lions sukses melumpuhkan Skotlandia 1-0, berkat gol kilat Ismael Saibari pada menit 2.
Akai Ismael Saibari itu pun menjadikan gol tercepat pada perhelatan FIFA World Cup edisi 2026.
Seperti halnya Brasil, Maroko hanya butuh tambahan satu poin atau hasil imbang saat berjumpa Haiti pada laga pamungkas Babak Penyisihan Grup C agar bisa tampil pada fase knock-out.
Sebaliknya, bagi "The Highlander", kemenangan pada matchday 3 menjadi keniscayaan mutlak. Namun, negeri Britania Raya ini wajib berjuang lebih ekstra mengingat Brasil yang tampil sebagai rivalnya.
Hasil Matchday 2 Babak Penyisihan Grup C
Brasil vs Haiti 3-0; Skotlandia vs Maroko 1-1
Klasemen Sementara Grup C
Brasil 2 1 1 0 4-1 4
Maroko 2 1 1 0 2-1 4
Skotlandia 2 1 0 1 1-1 3
Haiti 2 0 0 2 0-4 0.
(win)
