PENTAS.TV - Dampak terjadinya berbagai dinamika global, termasuk konflik geopolitik di Timur Tengah, masih terasa di banyak negara, termasuk Indonesia.
Satu indikatornya yakni berkenaan dengan perkembangan nilai tukar atau kurs rupiah.
Pada pembukaan transaksi antar-bank 10 Juli 2026 pagi, setelah sempat terkoreksi, rupiah mengalami pergerakan positif.
Pagi ini, rupiah menggeliat 66 poin atau 0,35 persen. Artinya, posisi rupiah kali ini lebih baik daripada sebelumnya.
Meski bergerak positif, posisi rupiah masih melampaui Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS), yakni pada level Rp18.065 per dolar AS.
Kemarin, pada sesi penutupan transaksi, posisi rupiah tidak lebih baik daripada pagi ini, yaitu Rp18.128 per dolar AS.. (*)
