LIVEPENTAS TV NEWS
📍 Jawa Barat
Loading menu...
LIVEFX MARKET - IDR BASED
Loading FX...
🔴 BREAKING NEWS

Bulog Sumringah, Bunga Perbankan Himbara Dipangkas, Hemat Rp1 Triliun

📖 2 menit bacaErwin🕒 Selasa, 4 Agustus 2026 pukul 09.18
Bulog Sumringah, Bunga Perbankan Himbara Dipangkas, Hemat Rp1 Triliun

Direksi Perum Bulog mengecek kualitas beras pada Gudang Bulog. | Credit: (Istimewa)

PENTAS.TV - Sepertinya, jajaran korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) sumringah.

Pasalnya, ada kabar baik bagi mereka, yakni berkenaan dengan kewajibannya tentang bunga pembiayaan perbankan Himpunan Bank Negara (Himbara).

Kepada media, Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog, mengungkapkan, pihaknya bisa menghemat Rp1,07 triliun per tahun seiring dengan pemangkasan suku bunga perbankan Himbara menjadi 3 persen.

"Iya benar. Kami memperoleh keringanan perbankan Himbara soal suku bunga. Yakni, menjadi 3 persen. Sebelumnya, 7 persen," tandas Ahmad Rizal Ramdhani.

Dia mengatakan, komitmen pemangkasan beban suku bunga Himbara menjadi 3 persen tersebut berdampak sangat positif. Beban pembayaran suku bunga, lanjutnya, berkurang

Terpangkasnya risiko pembayaran suku bunga tersebut, sambung Ahmad Rizal Ramdhani, bisa lebih menopang jajarannya untuk mengakselerasi dan memperkuat ketahanan serta stabilitas pangan nasional demi terwujudnya swasembada.

Selain itu, sahut dia, berkat pengurangan suku bunga perbankan Himbara, yang terdiri atas PT Bank Mandiri Tbk (Persero), PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk (Persero), dan PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk (Persero), keuangan korporasi pelat merah yang dinakhodainya ini pun menjadi lebih sehat.

"Jadi, ruang fiskal lebih terbuka sehingga  pelaksanaan berbagai penugasan pemerintah, seperti pengadaan dan pengelolaan CBP (Cadangan Beras Pemerintah), bisa lebih sempurna dan optimal," tutur Ahmad Rizal Ramdhani.

Pemangkasan suku bunga perbankan Himbara ini juga, tambahnya, menjadi kado tambahan pemerintah.

Pasalnya, beberapa waktu silam, pemerintah menyetujui skema pembagian margin bagi Perum Bulog menjadi 7 persen.

"Jadi, adanya dua hal positif itu, hingga akhir 2026, estimasi kami, neraca keuangan berpotensi bergerak positif, yakni pada posisi Rp1,14 triliun," tutup purnawirawan perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) ini. (*)

Disclaimer

Seluruh informasi yang dipublikasikan di pentas.tv disediakan hanya untuk tujuan informasi umum. Redaksi berupaya menyajikan informasi yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan, namun tidak memberikan jaminan apa pun, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, atau kesesuaian informasi tersebut.

Segala tindakan yang Anda lakukan berdasarkan informasi di situs ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda sendiri. pentas.tv tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau kerusakan yang timbul akibat penggunaan informasi dari situs ini.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab/koreksi, silakan menghubungi redaksi melalui halaman resmi pentas.tv.