PENTAS.TV - Hari ini Laga panas bertajuk El Clasico Indonesia kembali tersaji. Persib Bandung bertekad menginjak partai final Piala Presiden 2026 saat menantang rival abadinya, Persija Jakarta, pada semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026) pukul 15.30 WIB.
Maung Bandung datang dengan modal yang membuat lawan patut waspada. Tim racikan Igor Tolic melaju ke semifinal dengan catatan sempurna setelah menyapu bersih fase Grup A. Arema FC, DPMM FC, hingga Tampines Rovers FC sukses ditaklukkan dengan skor identik 1-0. Lebih impresif lagi, Persib mengoleksi sembilan poin tanpa sekali pun kebobolan.
Rekor tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Pangeran Biru untuk melanjutkan tren positif sekaligus mengamankan tiket menuju partai final.
Namun, Persib tak ingin terlena. Gelandang Adam Alis memastikan seluruh pemain sudah siap menghadapi tekanan duel sarat gengsi melawan Persija. Ia menegaskan fokus tim hanya satu, menjalankan instruksi pelatih dan memberikan penampilan terbaik.
"Yang pasti, saya dan teman-teman sudah siap untuk main di semifinal menghadapi Persija Jakarta. Semua lawan sama, tidak ada perbedaan. Kami sebagai pemain tinggal menerapkan apa kata pelatih. Semoga besok bisa menjadi pertandingan yang seru," ujar Adam.
Meski optimistis, Adam mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap enteng Macan Kemayoran. Menurutnya, Persija memiliki kualitas merata di setiap lini dengan sederet pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan kapan saja.
Nama-nama seperti Gustavo Almeida, Witan Sulaeman, Zahaby Gholy, Arlyansyah Abdulmanan, hingga Victor Dethan menjadi ancaman nyata di lini depan. Belum lagi kehadiran Pratama Arhan yang dikenal berbahaya lewat lemparan ke dalam jarak jauhnya.
"Di setiap lini mereka sangat bagus, terutama penyerangan. Juga ada Arhan yang punya kemampuan lemparan jauh. Tapi kami akan mewaspadai seluruh pemain karena semuanya punya kualitas bagus," tegas Adam.
Sementara itu, Persija datang dengan misi yang tak kalah besar. Selain memburu tiket final, Macan Kemayoran ingin menjadikan duel melawan Persib sebagai tolok ukur kesiapan tim racikan Shin Tae-yong sebelum mengarungi Super League 2026/2027.
Bek Persija, Rio Fahmi, menilai pertandingan melawan rival abadinya merupakan ujian terbaik untuk melihat sejauh mana perkembangan tim.
"Kami melihat ini sebagai turnamen pramusim. Jadi, sejak awal tujuan kami adalah mempersiapkan tim agar lebih siap menghadapi kompetisi yang sesungguhnya," kata Rio.
Duel Persib kontra Persija kali ini dipastikan bukan sekadar perebutan tiket final. Pertarungan dua rival abadi itu juga menjadi panggung pembuktian siapa yang paling siap menyongsong musim baru.
Dengan gengsi yang dipertaruhkan dan kualitas kedua tim yang sama-sama sedang menanjak, bentrokan di Bali diprediksi berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan.***
