LIVEPENTAS TV NEWS
📍 Jawa Barat
Loading menu...
LIVEFX MARKET - IDR BASED
Loading FX...
🔴 BREAKING NEWS
Bisnis

Raup Laba Jumbo, BRI Sawer Dividen Rp52 Triliun, Ini Penjelasan The Big Boss

📖 2 menit bacaErwin🕒 Jumat, 1 Mei 2026 pukul 12.13
Raup Laba Jumbo, BRI Sawer Dividen Rp52 Triliun, Ini Penjelasan The Big Boss

Pagi ini, rupiah bergerak positif, posisinya Rp18.099 per dolar AS.. | Credit: (Instagram) | Source: WordPress Import

[caption id="attachment_12511" align="alignnone" width="300"] BRI bagikan dividen Tahun Buku 2025 bernominal Rp52 triliun. (Foto ilustrasi: Freepik)[/caption]

PENTAS.TV - BANDUNG, Meski secara umum, perekonomian nasional belum stabil akibat terpengaruh dinamika global, di antaranya konflik geopolitik di Timur Tengah, korporasi perbankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk  (Persero), berhasil menorehkan performa dan kinerja apik.

Dalam keterangannya, Hery Gunardi , Direktur Utama PT BRI Tbk (Persero), mengungkapkan, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung 10 April 2026, menyetujui adanya pembagian dividen tunai Tahun Buku s2025 bernominal Rp52,10 triliun .

Nilai dividen tunai Tahun Buku 2025 tersebut, jelasnya, melebihi 90 persen perolehan laba 2025, yang nominalnya Rp57,13 triliun.

"Pembagian dividen tunai bernilai Rp52 10 triliun itu mencakup dividen interim yang proses pembayarannya terealisasi beberapa waktu lalu," papar Hery Gunardi.

Bicara soal kinerja, Hery Gunardi mengklaim, hingga akhir 2025, pihaknya membukukan performa apik.

Dia memamerkan bahwa kekayaan perbankan berkode emiten BBRI ini, yakni, dalam bentuk aset, semakin berlimpah.

Pada Desember 2025, kata dia, pihak ya memiliki aset bernilai Rp2.250 triliun, atau bertambah 7,2 persen secara tahunan.

Kepercayaan publik pun semakin positif. Hal itu, sambungnya, tercermin pada semakin banyaknya pengelolaan Dana Pihak Ketiga (DPK), yang hingga Desember 2025, bernilai Rp1.555 triliun, lebih banyak 9,4 persen daripada realisasi hingga triwulan IV 2024.

Selain itu, lanjutnya, hingga Desember 2025, pihaknya menyalurkan kredit atau pembiayaan bernilai super masif, yakni Rp1.562 triliun.

Penyaluran termasif, tambahnya, yakni pada segmen Usaha Mikro-Kecil-Menengah (UMKM). Nominalnya, tutur Hery Gunardi, yakni Rp1.211 triliun. (win/*)

Disclaimer

Seluruh informasi yang dipublikasikan di pentas.tv disediakan hanya untuk tujuan informasi umum. Redaksi berupaya menyajikan informasi yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan, namun tidak memberikan jaminan apa pun, baik secara tersurat maupun tersirat, mengenai kelengkapan, keakuratan, keandalan, atau kesesuaian informasi tersebut.

Segala tindakan yang Anda lakukan berdasarkan informasi di situs ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda sendiri. pentas.tv tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian atau kerusakan yang timbul akibat penggunaan informasi dari situs ini.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab/koreksi, silakan menghubungi redaksi melalui halaman resmi pentas.tv.