PENTAS.TV - Persaingan Super League 2026/2027 bukan hanya soal perebutan gelar di lapangan. Bursa pemain ikut mengubah peta kekuatan. Persib Bandung dan Persija Jakarta masih berdiri sebagai dua klub dengan skuad paling mahal, sementara beberapa tim yang musim lalu masuk jajaran elite justru tersingkir dari lima besar.
Kompetisi kasta tertinggi musim ini dipastikan makin panas. Bukan hanya karena persaingan taktik dan kualitas permainan, tetapi juga karena perang nilai pasar para pemain.
Peta lima besar klub dengan skuad termahal mengalami perubahan. Borneo FC dan Malut United yang sebelumnya memiliki komposisi skuad mentereng kini terlempar dari jajaran elite. Sebaliknya, sejumlah tim baru berhasil menembus lima besar setelah melakukan belanja pemain secara agresif.
Di puncak, Persib Bandung dan Persija Jakarta masih menjadi dua raksasa yang sulit digoyang. Berikut belanja transfer dalam bursa pemain;
Persib BandungRaja Nilai Pasar, Rp165,91 Miliar
Status sebagai peraih tiga gelar juara beruntun tak membuat Persib Bandung berpuas diri. Pangeran Biru justru terus mempertebal kekuatan dengan mendatangkan sejumlah pemain bernilai tinggi.
Total nilai pasar skuad Persib mencapai Rp165,91 miliar, tertinggi di Super League 2026/2027.
Deretan nama mahal ikut mengangkat nilai skuad Maung Bandung. Mariano Peralta memiliki nilai pasar Rp13,04 miliar, sementara Sandy Walsh dan Balsa Sekulic masing-masing mencapai Rp10,43 miliar.
Di jajaran pemain lokal, Thom Haye menjadi aset paling mahal Persib dengan nilai Rp15,64 miliar. Eliano Reijnders juga masih memiliki nilai pasar tinggi, yakni Rp10,43 miliar.
Dengan komposisi tersebut, Persib tak hanya datang sebagai juara bertahan. Maung Bandung juga masuk musim baru sebagai skuad paling mewah di Indonesia.
Persija Jakarta, Selisih Tipis, Ancaman Sangat Serius
Persija Jakarta membayangi Persib dengan jarak yang sangat tipis. Total nilai pasar Macan Kemayoran mencapai Rp162,52 miliar. Pergerakan agresif di bursa transfer menjadi salah satu alasan Persija tetap bertahan di papan atas.
Stjepan Loncar menjadi nama paling mencolok. Gelandang tersebut memiliki nilai pasar Rp20,86 miliar, sekaligus disebut sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi di kompetisi Indonesia.
Persija pun diperkuat striker asal Swedia, Alexander Jeremejeff, dengan nilai pasar Rp13,91 miliar. Kekuatan mereka semakin lengkap dengan keberadaan Rizky Ridho (Rp11,30 miliar), Jordi Amat (Rp9,56 miliar), dan rekrutan anyar Nadeo Argawinata (Rp7,82 miliar).
Persib memang masih unggul di atas kertas, tetapi Persija hanya terpaut tipis. Duel dua raksasa ini pun berpotensi menjadi perang kekuatan paling mahal musim ini.
Bali United Serdadu Tridatu Bangun Skuad Baru
Bali United juga tak mau tertinggal dalam perlombaan membangun skuad elite. Serdadu Tridatu melakukan sejumlah gebrakan dengan mendatangkan pemain bernilai pasar tinggi.
Remco Balk menjadi salah satu rekrutan termahal dengan nilai Rp11,30 miliar. Jort van der Sande menyusul dengan nilai Rp6,95 miliar, sedangkan Thomas Lam dan Queven da Silva Inacio sama-sama bernilai Rp5,21 miliar.
Bali United juga mempertahankan dua pemain asing dengan nilai tinggi, yakni Thijmen Goppel dan Teppei Yachida, yang masing-masing memiliki nilai pasar Rp10,43 miliar.
Pergerakan ini menegaskan Bali United belum menyerah dalam persaingan elite dan siap kembali mengganggu dominasi klub-klub besar.
Persebaya Surabaya Belanja Masif, Nilai Skuad Melonjak
Persebaya Surabaya menjadi salah satu tim yang paling agresif melakukan pembenahan.
Belanja pemain secara masif membuat Bajul Ijo melonjak ke peringkat keempat dengan total nilai pasar mencapai Rp101,25 miliar.
Miguel Pereira menjadi salah satu aset termahal dengan nilai Rp12,17 miliar.
Persebaya juga diperkuat Ramalho (Rp6,95 miliar) dan Yuran Fernandes (Rp6,52 miliar).
Nama lain seperti Alex Martins (Rp5,65 miliar) dan Yan Mabella (Rp5,21 miliar) ikut memperkuat nilai skuad.
Sementara itu, Malik Risaldi, Ernando Ari, dan Ramadhan Sananta sama-sama memiliki nilai pasar Rp4,78 miliar.
Persebaya jelas sedang membangun kekuatan baru. Namun, besarnya investasi itu kini harus dibayar dengan prestasi di lapangan.
Dewa United Banten Warriors Tetap Bertahan di Lingkaran Sultan
Dewa United masih mampu mempertahankan posisi di jajaran lima besar klub dengan skuad termahal. Total nilai pasar Banten Warriors mencapai Rp84,74 miliar.
Denilson Junior menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Dewa United, yakni Rp10,43 miliar. Alexis Messidoro menyusul dengan nilai Rp8,69 miliar.
Sementara itu, Carlos Iury memiliki nilai pasar Rp7,82 miliar, Ko Myeong-seok mencapai Rp6,95 miliar, dan Ricky Kambuaya menjadi salah satu pemain lokal termahal mereka dengan nilai Rp6,52 miliar.
Dewa United memang belum mampu menembus dominasi Persib dan Persija. Namun, keberadaannya di lima besar menunjukkan satu hal: Banten Warriors masih punya modal besar untuk ikut mengacaukan persaingan.
Peta Lima Besar Skuad Termahal Super League 2026/2027
Persib Bandung — Rp165,91 miliar
Persija Jakarta — Rp162,52 miliar
Bali United
Persebaya Surabaya — Rp101,25 miliar
Dewa United — Rp84,74 miliar
Musim 2026/2027 pun menjanjikan pertarungan yang lebih brutal. Uang memang tidak otomatis membeli gelar, tetapi nilai skuad menunjukkan siapa yang datang dengan modal paling besar. Persib berada di puncak, Persija menempel ketat, sementara para pengejar siap menunggu siapa yang terpeleset.***
