Pentas.TV, - Mazda semakin serius memperkuat langkahnya di segmen kendaraan listrik melalui kehadiran Mazda 6e 2026, sebuah sedan fastback listrik murni yang dikembangkan bersama Changan. Model ini dipastikan akan melakukan debut di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, pada ajang GIIAS 2026.
Kehadiran Mazda 6e menjadi bagian dari strategi elektrifikasi Mazda sekaligus menawarkan alternatif baru di pasar sedan listrik premium yang kini semakin kompetitif.
Dari sisi desain, Mazda 6e tetap mempertahankan identitas khas pabrikan asal Jepang tersebut melalui filosofi Kodo Design. Tampilan eksteriornya dibuat lebih modern dengan penggunaan frameless doors atau pintu tanpa bingkai serta active rear spoiler yang berfungsi meningkatkan aerodinamika saat mobil melaju pada kecepatan tertentu.
Secara dimensi, Mazda 6e memiliki panjang 4.921 mm, lebar 1.890 mm, dan tinggi 1.485 mm. Ukuran tersebut memberikan proporsi sebuah sedan fastback yang tampil elegan sekaligus sporty.
Masuk ke dalam kabin, Mazda menghadirkan nuansa premium melalui perpaduan material kulit dan suede. Pengemudi disuguhkan layar infotainment berukuran 14,6 inci yang dipadukan dengan panel instrumen digital 10,2 inci serta augmented reality head-up display (AR-HUD) untuk membantu menampilkan berbagai informasi berkendara secara lebih praktis.
Dari sektor performa, Mazda 6e mengandalkan motor listrik berpenggerak roda belakang (Rear-Wheel Drive/RWD) yang menghasilkan tenaga sebesar 258 PS dan torsi 290 Nm. Konfigurasi tersebut dirancang untuk memberikan karakter berkendara yang tetap menjadi ciri khas Mazda.
Sumber tenaganya berasal dari baterai berkapasitas 78 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 545 kilometer dalam sekali pengisian penuh, bergantung pada standar pengujian yang digunakan.
Untuk mendukung mobilitas, Mazda juga membekali 6e dengan kemampuan DC fast charging. Pengisian daya dari 10 persen hingga 80 persen diklaim dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 24 menit, sehingga lebih praktis saat melakukan perjalanan jarak jauh.
Di pasar global, Mazda 6e diposisikan sebagai pesaing di segmen sedan listrik premium. Model ini diproyeksikan akan bersaing dengan sejumlah nama besar seperti Tesla Model 3, BYD Seal, Hyundai Ioniq 6, hingga XPENG P7 di beberapa negara.
Dengan kombinasi desain khas Mazda, kabin premium, penggerak roda belakang, serta jarak tempuh yang kompetitif, Mazda 6e diharapkan menjadi salah satu pilihan baru bagi konsumen yang menginginkan sedan listrik dengan karakter berkendara yang sporty sekaligus nyaman.(Aan/*)
