PENTAS.TV - Hingga kini, akibat terjadinya berbagai dinamika global, seperti konflik geopolitik di Timur Tengah, perekonomian dunia terdampak.
Kondisi itu pun cukup terasa di Indonesia. Satu indikatornya adalah pergerakan kurs mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Buktinya, dalam beberapa hari terakhir, kurs rupiah mengalami pergerakan negatif. Namun, pagi ini, kurs rupiah kembali bergairah.
Dalam pembukaan transaksi Pasar Spot Exchange, Jumat 18 September 2026 pagi, rupiah berada pada level Rp17.743 per dolar AS .
Posisi terbaru rupiah pagi ini lebih baik 10 poin daripada ketika penutupan perdagangan yang berlangsung kemarin petang.
Kala itu, posisi rupiah berasa pada level yang lebih rendah, yaitu Rp17.753 per dolar AS. (*)
