PENTAS.TV - Konflik geopolitik di Timur Tengah yang belum berakhir, terutama antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, tetap menyisakan dampak ekonomi yang signifikan bagi banyak negara, termasuk Indonesia
Satu efeknya, yakni perkembangan harga minyak dunia.
Melansir Xinhua, harga terkini minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) pada perdagangan New York Mercantile Exchange untuk kontrak pengiriman November 2026, lebih mahal 1,64 dolar AS, per barel atau menjadi 92,16 dolar AS per barel di
Begini pula dengan harga minyak mentah Brent. Berdasarkan transaksi pada London ICE Futures, harga minyak mentah Brent periode pengiriman November 2026 melejit 3,83 dolar per barel, menjadi 103,08 dolar AS per barel.
Efeknya terhadap rupiah sangat terasa. Pada pembukaan transaksi Pasar Spot Exchange, Kamis(24/9/2026) pagi, rupiah tergerus .
Pagi ini, posisi rupiah pada level Rp17.864 per dolar.AS. Padahal, saat penutupan perdagangan kemarin petang, posisi rupiah lebih kokoh 46 poin, atau pada psoaiRp17.818 per dolar AS. (*)
