PENTAS.TV - Sebagai industri nasional berbasis teknologi, tentunya, PT Len Industri (Persero) punya komitmen sangat kuat guna menyempurnakan pengembangan serta pemanfaatan teknologi, termasuk yang berkaitan dengan sistem pertahanan nasional.
Buktinya, hingga kini, korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkantor pusat di Jalan Soekarno-Hatta 442 Bandung ini, guna senantiasa berinovasi.
Selain itu, PT Len Industri (Persero) terus aktif dalam berbagai agenda, termasuk mempererat kolaborasi dengan berbagai pihak.
Seperti pada panggung Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Advanced Materials Industry Dialogue: From Minerals to Manufacturing di Auditorium Wisma Danantara, 9–10 Juli 2026.
Dalam kesempatan itu, PT Len Industri (Persero) pun meresmikan kolaborasi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Mineral Industri Indonesia (Persero) (MIND ID), PT Krakatau Steel Tbk (Persero), dan PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) (Persero).
"Melalui kolaborasi lintas sektor, kami turut aktif mengakselerasi hilirisasi mineral sehingga terus berkembang menjadi material maju dan produk teknologi bernilai tambah sekaligus memperkuat daya saing industri nasional," tandas Joga Dharma Setiawan, Direktur Utama PT Len Industri (Persero), dalam keterangannya.
Dia mengatakan, dalam ajang ini, pihaknya pun memamerkan pengimplementasian advanced materials melalui berbagai pengembangan teknologi strategis
"Antara lain, Combat Management System (CMS), Radar Multimission, Ground Control Station (GCS) & AUTACS, Night Vision Goggle (NVG), Laser Point, serta kendaraan taktis listrik SPRINT.
Joga Dharma Setiawan mengklaim, produk-produk inovatif tersebut membuktikan keberhasilan dan keberlanjutan hilirisasi material sebagai sistem teknologi yang mendukung sektor pertahanan, keamanan, maupun industri nasional.
Tolok ukur keberhasilan hilirisasi, kata dia, bagaimana sebuah industri berkemampuan menghasilkan produk teknologi yang berdampak positif pada berbagai aspek, termasuk perekonomian nasional. (*)
