LIVEPENTAS TV NEWS
📍 Jawa Barat
Loading menu...
LIVEFX MARKET • IDR BASED
Loading FX...
🔴 BREAKING NEWS
Bisnis

Idul Adha-Waisak: Ini Commuter Line Terfavorit, KCI Ungkap Volume Penumpangnya 

erwin • 👁 1 • 🕒 Senin, 1 Juni 2026
Idul Adha-Waisak: Ini Commuter Line Terfavorit, KCI Ungkap Volume Penumpangnya 

penumpang-commmuter-line-1 - | Source: WordPress Import

[caption id="attachment_12920" align="alignnone" width="300"] Para penumpang Commuter Line di Stasiun Garut. (Istimewa)[/caption]

 PENTAS.TV BANDUNG, Kehadiran kereta sebagai moda transportasi massal benar-benar direspon publik secara sangat positif.

Satu buktinya, yaitu membludaknya volume penumpang di Wilayah 2 Bandung selama  periode Long Weekend Idul Adha-Waisak 2026, yang berlangsung 26 Mei-1 Juni 2026.

Dalam keterangannya, Karina Amanda, Vice President Corporate Secretary PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Commuter Line Indonesia (KCI), mengemukakan, di Wilayah 2 Bandung, Commuter Line Bandung Raya (Padalarang-Cicalengka pp) menjadi yang terfavorit selama periode Long Weekend Idul Adha-Waisak 2026.

Secara rata-rata harian, pada momen Idul Adha-Waisak 2026, volume penumpang Commuter Line Bandung Raya yang terlayani  terakomodir kebutuhan transportasinya berjumlah 37.285 orang.

"Perbandingannya dengan weekend kondisi normal, bertambah 3,2 persen," tandas wanita berambut pendek tersebut.

Selain Bandung Raya, lanjut Karina Amanda, rangkaian Commuter Line Garut (Garut-Purwakarta pp) juga termasuk rangkaian yang diminati publik Wilayah 2 Bandung.

Karina Amanda meneruskan, setiap harinya selama Long Weekend Idul Adha-Waisak 2026, rata-rata, pihaknya, yang totalnya mengaktifkan 58 perjalanan per hari, melayani sebanyak 10.427 orang penumpang Commuter Line Garut, lebih banyak 5,8 persen daripada kondisi normal.

Begitu juga Commuter Line Walahar. Rangkaian yang melayani relasi Purwakarta-Cikarang pp tersebut, ungkap dia, pada periode Long Weekend Idul Adha-Waisak 2026, dipenuhi sebanyak 15.261 orang penumpang setiap harinya, lebih banyak 4,4 persen daripada weekend kondisi normal.

Melubernya volume penumpang Commuter Line di Wilayah 2 Bandung, tutur Karina Amanda, berkat tarif tiketnya yang sangat terjangkau karena merupakan moda transportasi berskema Public Service Obligation (PSO) alias bersubsidi.

Tidak itu saja, terpilihnya Commuter Line sebagai moda transportasi pilihan publik, sambungnya, karena aksesibilitas yang mudah, bebas macet, dan terintegrasi dengan kereta jarak jauh serta  Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) alias Whoosh. (win/*)